Arus Mudik

Jalintim ruas Palembang-Banyuasin ramai pemudik

Jalintim ruas Palembang-Banyuasin ramai pemudik

Kendaraan pemudik mulai ramai masuk di gerbang perbatasan Banyuasin - Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (28/4/2022). (ANTARA/M Riezko Bima Elko P/22)

Sumatera Selatan (ANTARA) - Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera ruas perbatasan antara Kota Palembang - Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mulai ramai kendaraan pemudik, pada H-4 Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah atau, Kamis.

Berdasarkan pantauan di pintu gerbang Banyuasin, Kecamatan Talang Kelapa-Palembang, tampak kendaraan pemudik meliputi mobil bus antar provinsi (AKAP), mobil minibus pribadi hingga motor roda dua terus berdatangan dari arah Jalan Bypass Alang-Alang Lebar Palembang, pada Kamis siang hingga petang ini.

Kendaraan pemudik tersebut berasal dari berbagai provinsi, diantaranya seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, dan Banten.

Kedatangan sekitar puluhan kendaraan tersebut dalam satu waktu sedikitnya menyebabkan arus lalu lintas di sana menjadi padat yang memanjang hingga beberapa kilometer, mulai dari wilayah Sukajadi, Talang Kelapa hingga Serong, Sukamoro.

Baca juga: Polda Sumsel tempatkan 96 pos pengamanan di daerah rawan kemacetan

Baca juga: Jalur Lintas Tengah Kabupaten OKU Sumsel mulai ramai pemudik


Kepala Satlantas Polres Banyuasin di Banyuasin mengatakan volume kendaraan pemudik yang masuk dari arah Kota Palembang pada hari ini meningkat dibandingkan beberapa hari belakangan hingga terjadi kepadatan.

“Meski demikian arus lalu lintas terus berjalan,” kata dia.

Menurutnya, peningkatan volume kendaraan itu sudah diperkirakan sebelumnya oleh aparat kepolisian melalui koordinasi lintas sektor, sebab juga ada eskalasi kendaraan arus mudik yang masuk dari Jawa di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Aparat kepolisian beserta Dinas Perhubungan TNI setempat telah mempersiapkan berbagai skema untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas kendaraan pemudik.

Diantaranya memasifkan gelar personel disepanjang ruas jalan, pemasangan marka di persimpangan yang rawan kemacetan, dan terus melakukan pengaturan terhadap truk angkutan barang yang beberapa masih beroperasi di sana.

“Untuk truk memang masih ada yang sudah terlanjur berjalan, namun belum sampai tujuan, hari ini ada toleransi untuk truk angkutan barang melintas yang sebelumnya dikoordinasikan dengan Dishub, tapi mulai besok Jumat (29/4) dini hari mereka akan kami parkir di kawasan yang luas, sehingga arus tidak tersendat,” kata dia.*

​​​​Baca juga: Polisi siap kawal pemudik via jalur alternatif Jalinteng Sumatera

Baca juga: Sumsel siapkan pos layanan kesehatan untuk pemudik Lebaran

Pewarta: Muhammad Riezko Bima Elko
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar