Surabaya (ANTARA News) - Sedikitnya enam penerbangan tujuan Surabaya terpaksa dialihkan ke Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali, dan jadwal 11 penerbangan ditunda, akibat cuaca buruk yang terjadi di Bandara Juanda, Surabaya, Rabu petang. Data yang dihimpun ANTARA dari petugas Airport Duty Manager Bandara Juanda menyebutkan, enam penerbangan yang terpaksa dialihkan ke Denpasar, masing-masing Garuda dengan nomor penerbangan 316 dan 318, keduanya tujuan Jakarta-Surabaya. Kemudian Kartika Airlines 530 Jakarta-Surabaya, Batavia 323 Denpasar-Surabaya, Citylink 072 Jakarta-Surabaya, dan Garuda 341 Denpasar-Surabaya. Cuaca buruk terjadi sejak sekitar pukul 15.20 hingga 16.00 WIB. Pada saat itu, hujan deras turun di sekitar Bandara Juanda dan jarak pandang di landasan pacu hanya sekitar 500 meter. "Melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk pendaratan, maka enam penerbangan terpaksa dialihkan ke Bandara Ngurah Rai Denpasar, termasuk yang dari Denpasar harus kembali lagi," kata Mulyono, petugas Airport Duty Manager Bandara Juanda. Selain enam penerbangan dialihkan, lanjut Mulyono, sedikitnya 11 penerbangan dari Bandara Juanda dengan berbagai tujuan juga ditunda keberangkatannya sampai cuaca dan kondisi landasan pacu benar-benar aman. "Sekitar pukul enam sore (18.00 WIB) kondisi sudah kembali normal dan seluruh penerbangan sudah bisa mendarat dan `take off` di Juanda," lanjut Mulyono. Cuaca buruk yang terjadi di wilayah Surabaya dan sekitarnya sudah terjadi sejak Selasa (21/2). Saat itu, hujan deras disertai angin puting beliung berkecepatan sekitar 60 km per jam melanda kawasan Surabaya. Puluhan pohon dan papan reklame roboh diterjang angin puting beliung tersebut. Selain itu, puluhan rumah dan bangunan juga rusak dalam peristiwa yang terjadi Selasa (21/2) petang itu. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Maritim Tanjung Perak memperkirakan cuaca buruk yang terjadi di Surabaya dan beberapa wilayah di Jatim akan berlangsung sekitar tiga hari.(*)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2006