jumlah kendaraan yang melintas mencapai 6.000 unit
Cilegon (ANTARA) - Wisatawan memadati daerah wisata Anyer, Banten secara signifikan sejak H+1 Lebaran 1443 Hijriah

“Saat ini kondisi yang ada di wisata wilayah Anyer sangat padat. Mulai dari pagi sudah padat,” kata Sigit kepada wartawan di Banten, Rabu.

Adapun jumlah kendaraan yang melintas mencapai 6.000 unit kendaraan, bahkan mendekati 7.000. Sedangkan kapasitas jalan di daerah wisata tersebut hanya mencapai 4.000 unit kendaraan, kata Sigit

Dengan demikian, terjadi kelebihan kapasitas yang menimbulkan permasalahan berupa kemacetan.

Mengatasi permasalahan tersebut, pihak kepolisian setempat telah melakukan berbagai upaya untuk mengurai kepadatan. Mulai dari pemberlakuan one way sebanyak tiga kali, pengalihan arus, dan berbagai rekayasa lalu lintas lainnya.

“Kami akan mencari mana yang terbaik untuk masyarakat. Saat ini kami masih memberlakukan one way,” ucap dia.

Sigit mengingatkan kepada masyarakat untuk bekerja sama dengan petugas yang berada di lapangan guna mengoptimalkan kebijakan dan aturan para polisi dalam mengurai kemacetan.

Ia mengatakan, kerja sama antara petugas dengan masyarakat sangat penting karena lokasi wisata jumlahnya tidak akan bisa ditambah lagi, sedangkan yang akan datang selalu bertambah orangnya.

“Maka, ketika terjadi jumlah lokasi yang lebih kecil dari jumlah pengunjung yang besar, akan menimbulkan kepadatan dan kemacetan. Kami melaksanakan rekayasa ini untuk keselamatan Anda sekalian. Jangan emosi, hargai petugas,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sigit juga mengingatkan bahwa kepadatan ini akan terus mengalami peningkatan pada hari Kamis (5/5) sampai dengan Minggu (8/5).

“Ini masih panjang. Hari Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, kami prediksi ini akan semakin meningkat,” ucapnya.
Baca juga: Kantor SAR Banten siaga di kawasan wisata pantai
Baca juga: Seorang wisatawan terseret ombak di Pantai Florida Anyer
Baca juga: Bupati Serang pastikan pantai Anyer aman bagi wisatawan


Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2022