Solo (ANTARA News) - Atlet putri Indonesia Siti Mahmudah berhasil memecahkan rekor ASEAN Paragames (APG) VI 2011 cabang angkat berat nomor 75 kg, di Gedung Wanita Solo, Jawa Tengah, Senin.

Siti Mahmudah pada kesempatan pertama berhasil mengangkat berat beban 85 kg, sebetulnya sudah pecah rekor APG. Tetapi, dia pada kesempatan kedua memperbaiki angkatannya menjadi 90 kg.

Atlet putri Indonesia tersebut memecahkan rekor APG dan sekaligus merebut medali emas bagi kontingan Indonesia, sedangkan perak untuk atlet Thailand Phanumas Yimmak dengan angkatan 75 kg.

Atlet putri Indonesia Sumiati Mat Nuh yang diturunkan di nomor sama, hanya menempati urutan ketiga atau perunggu dengan angkatan terbaiknya 75 kg.

Pada nomor 67,5 kg putri, atlet Indonesia Nurtani Purba yang diharapkan bisa merebut emas gagal, dia hanya menempati urutan kedua dan merebut medali perak.

Nurtani sebetulnya angkatan kesempatan kedua di nomor tersebut telah memecahkan rekor APG dengan angkatan terbaiknya 112 kg.

Namun, atlet Thailand Arawan Bootpo juga berhasil memperbaiki angkatan pada kesempatan ketiga 113 kg atau selisih satu kg dari atlet Indonesia. Oleh karena itu, atlet Thailand tersebut merebut medali emas di nomor 67,5 kg sekaligus memecahkan rekor APG. Nurtani pada kesempatan ketiga yang menaikan berat beban 117 kg, tetapi angkatannya dianggap gagal.

Pada nomor 67,5 putri tersebut, urutan ketiga ditempati oleh atlet Malaysia fatimah Wagimin dengan angkatan terbaiknya 85 kg.

Atlet putri Filipina Adeline Ancheta menjuarai di nomor 82,5 kg setelah dia memiliki angkatan terbaiknya 120 kg atau memecahkan rekor APG, sedangkan perak direbut atlet Malaysia Sharifah Raudzah Syed Akil dengan angkatan 95 kg, dan perunggu Rujapa Chaipidech (80 kg).

Pelatih Angkat Berat Indonesia Agus Sugiharto, atlet putrinya Siti Mahmudah berhasil pecahkan rekor APG di nomor 75 kg.

Namun, Nurtani Purba disayangkan yang diharapkan dapat merebut emas di nomor 67,5 kg lepas.

Nurtani harus mengakui keunggulan atlet Thailand Arawan Bootpo yang memiliki rangking lebih baik. Nurtani ini, meski hanya mendapatkan perak tetapi angkatannya juga memecahkan rekor APG.

"Kami masih mengharapkan satu emas lagi di nomor 90 kg. Hero akan diturunkan di nomor itu, untuk dapat merebut emas," katanya.

(ANTARA)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011