Kuala Lumpur (ANTARA News) - Menteri Penerangan, Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia, Rais Yatim di Kuala Lumpur, Rabu, mengadakan pertemuan ramah tamah dengan sejumlah wartawan dari media massa asing yang meliput di negara jiran tersebut dengan berpesta durian dan buah-buahan lokal.

"Kami ajak wartawan pesta durian dan buah buah lokal lainnya. Diharapkan dengan acara seperti ini bisa mempererat hubungan diplomatik antar-sesama negara," kata Rais dengan menjelaskan sejumlah jenis durian Malaysia yang siap memasuki pasar ekspor.

Dijelaskannya, ada sejumlah durian Malaysia yang berkualitas tinggi seperti D 24 ataupun Musang King, yang menjadi raja buah durian di negara ini.

Ketika ditanya apakah, durian Malaysia tersebut siap memasuki pasar ekspor seperti China, ia mengatakan tentunya hal itu sangatlah baik terutama bagi pemilik kebun durian.

"Yang pasti dengan meluasnya pemasaran, maka akan menambah meningkatkan perekonomian di daerah penghasil durian tersebut," ungkapnya.

Dalam jamuan makan itu, sejumlah menu yang terbuat dari durian juga disajikan seperti tempoyak, lempuk, pulut durian ataupun bubur kacang durian. Sedangkan buah-buah lokal diantaranya mangga, manggis, kelapa muda, dan lainnya.

Selain wartawan asing, juga tampak hadir sejumlah perwakilan negara-negara asing dalam pesta durian tersebut. Sebagian besar sudah pernah merasakan durian, tapi ada juga yang baru pertama kali memakannya.

Sejumlah wartawan asing yang dari Asia rata-rata suka durian, tapi yang dari negara Eropa seperti belum begitu mengenal buah berduri ini.

Seorang wartawan Malaysia yang berada di dalam meja yang banyak wartawan asing dari Eropa mengaku tidak terlalu banyak makan durian sebab wartawan lainnya yang duduk satu meja dengan dia juga tidak terlalu makan banyak.

"Wah saya harus pindah meja nih ke tempat yang suka makan durian," kata wartawan senior dari Malaysia yang tidak mau disebut namanya.
(T.N004/Z002)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2012