Solo (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menanamkan pendidikan karakter sejak dini, salah satunya menyasar pada siswa sekolah dasar.

Ketua Pelaksana Kegiatan Aditya Maulana Hasan di Solo, Selasa, mengatakan penanaman pendidikan karakter tersebut dilakukan di SDN Wonosari 1, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, melalui kegiatan kuliah kerja nyata (KKN)

Pada kegiatan sosialisasi, kata dia, siswa diberikan pemahaman terkait pentingnya mempelajari contoh tindakan berkarakter sesuai ajaran Pancasila, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Baca juga: Moeldoko: Utamakan karakter dalam pendidikan

"Siswa juga diberikan pemahaman mengenai lima nilai karakter Pancasila," katanya.

Menurut dia, materi mengenai pendidikan karakter penting mengingat saat ini anak-anak sudah mulai terbiasa dengan dunia digital, salah satunya media sosial, sehingga harus mampu menyaring apa saja yang dipertontonkan di media sosial.

"Upaya ini penting untuk membekali generasi agar tetap memiliki pribadi yang baik di tengah perkembangan teknologi saat ini," katanya.

Baca juga: Kepala BNPT: Pendidikan karakter bendung ideologi transnasional

Ia mengatakan, untuk lebih mendalami tentang pendidikan karakter Pancasila, siswa diminta maju untuk membuat contoh tindakan karakter di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

"Kami membuat alat peraga. Selanjutnya, kami ajak anak-anak mengumpulkan ide terkait tindakan-tindakan nyata yang mencerminkan karakter kuat yang wajib diterapkan di lingkungan tempat dia tinggal," kata anggota kuliah kerja nyata tematik (KKNT) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kelompok 35 Unisri Tahun 2022 ini.

Menurut dia, hal tersebut disambut baik oleh pihak sekolah maupun pemerintah desa.

Baca juga: Kemendikbudristek: Pendidikan karakter mesti ditanamkan sejak dini

Delegasi Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Desa Wonosari Waluyo berharap sosialisasi tersebut dapat memberikan manfaat kepada siswa, khususnya terkait pentingnya penanaman pendidikan karakter Pancasila.

"Terutama di era digitalisasi ini, tujuannya untuk memperbaiki permasalahan moral yang ada," katanya.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2022