Kiev (ANTARA) - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiyy menandatangani sebuah dekrit pada Selasa yang secara resmi menyatakan prospek pembicaraan Ukraina dengan pemimpin Kremlin Vladimir Putin mustahil dilakukan, meskipun tetap membuka pintu dialog dengan Rusia.

Keputusan tersebut meresmikan komentar yang dibuat oleh Zelenskiyy setelah presiden Rusia menyatakan empat wilayah pendudukan Ukraina sebagai bagian dari Rusia.

Pencaplokan tersebut dianggap Kiev dan sekutu Barat sebagai tindakan tidak sah.

"Dia (Putin) tidak tahu apa itu martabat dan kejujuran. Karena itu, kami siap untuk berdialog dengan Rusia, tetapi dengan presiden Rusia lainnya," kata Zelenskiyy, Jumat (30/10).

Pasukan Ukraina telah menembus pertahanan Rusia di selatan negara itu dan memperluas serangan cepat di timur, merebut kembali wilayah di daerah yang dicaplok oleh Rusia.

Putin, yang akan berusia 70 tahun minggu ini, telah mendominasi lanskap politik Rusia selama lebih dari dua dekade dan dapat mencalonkan diri dua kali lagi di bawah reformasi konstitusi yang dia pimpin.

Putin berpotensi tetap berkuasa hingga 2036.


Sumber: Reuters
Baca juga: Rusia punya dana untuk bantu empat wilayah Ukraina yang dicaploknya
Baca juga: Ribuan tentara wajib militer Rusia dipulangkan dari Ukraina
Baca juga: Paus Fransiskus minta Putin akhiri "lingkaran kekerasan dan kematian"

Penerjemah: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © ANTARA 2022