Selain menjaga kelestarian ekosistem laut, kegiatan ini juga sebagai simbol persatuan keberagaman dalam bingkai NKRI, karena selain terumbu karang berbentuk peta Indonesia, para peserta juga merupakan perwakilan seluruh provinsi
Pangkalpinang (ANTARA) - Para peserta Perkemahan Antarsatuan Karya Pramuka (Peran Saka) Nasional 2022 melakukan penanaman terumbu karang buatan berbentuk peta Indonesia di Pantai Tongaci, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem laut.

"Selain menjaga kelestarian ekosistem laut, kegiatan ini juga sebagai simbol persatuan keberagaman dalam bingkai NKRI, karena selain terumbu karang berbentuk peta Indonesia, para peserta juga merupakan perwakilan seluruh provinsi se-Indonesia," Wakil Ketua Pembina Muda Kwartir Daerah Kepulauan Babel, Muhammad Irham di Pangkalpinang, Ahad (9/10).

Menurut dia, penanaman terumbu karang di lokasi itu diyakini akan memberikan dampak positif, tidak hanya untuk ekosistem laut, namun juga menyadarkan masyarakat di wilayah kepulauan itu agar bisa bersama-sama menjaga laut yang selama ini sudah memberikan kehidupan.

"Kami berharap masyarakat teredukasi dan ikut serta menjadi agen pelestarian dan penjaga ekosistem di dalam laut. Sebab terumbu karang memiliki pengaruh besar bagi kelimpahan populasi ikan di perairan," kata Muhammad Irham.

Menurut Wakil Ketua Kwartir Pramuka Nasional, Hasto Pratisto, transplantasi terumbu karang Nusantara ini merupakan hal yang sangat bagus, inspiratif dan akan terus dikembangkan di seluruh Tanah Air.

"Setelah adik-adik pramuka ini kembali ke daerah masing-masing bisa dikembangkan menanam kembali terumbu karang seperti ini," katanya.

Transplantasi terumbu karang Nusantara, pertama kali dilakukan di Indonesia dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh provinsi oleh anggota pramuka.

"Terumbu karang ini akan memberikan kehidupan yang nyaman bagi kehidupan mahkluk laut seperti ikan, yang tentunya bermanfaat juga bagi kelangsungan hidup manusia," ujarnya.

Kegiatan ini buah kreatif peserta Peran Saka Nasional, sebagai upaya menjaga kelestarian alam bawah laut dan mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga ekosistem laut.

Penanaman terumbu karang berbahan semen cor itu merupakan salah satu acara yang digelar dalam rangkaian kegiatan Peran Saka Nasional 2022 berlangsung di Bumi Perkemahan Depati Amir, Kabupaten Bangka, mulai 2 hingga 9 Oktober 2022.


Baca juga: 50 persen terumbu karang Babel rusak

Baca juga: Terumbu karang berbentuk COVID-19 ditebar di Pulau Ketawai-Babel

Baca juga: Walhi Protes Operasi Kapal Isap di Babel

Baca juga: Penambangan Timah Ancam Populasi Terumbu Karang

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Andi Jauhary
Copyright © ANTARA 2022