Dengan fasilitasi tersebut, harapannya pelaku UMKM di wilayah kerja kami bisa naik kelas.
Kudus (ANTARA) - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah,  memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di berbagai bidang usaha yang berorientasi ekspor dengan pembeli dari berbagai negara sebagai upaya mendorong perkembangan usaha mereka.

"Dengan fasilitasi tersebut, harapannya pelaku UMKM di wilayah kerja kami bisa naik kelas, " kata Pejabat Fungsional Bea Cukai KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus Budi Santoso di Kudus, Sabtu.
 
Ia mengungkapkan produk UMKM yang memungkinkan didorong untuk naik kelas, yakni mebel dan ukir serta tenun troso.

Baca juga: PNM Serang gelar pelatihan 'community leaders' dukung UMKM naik kelas,

Sementara itu pelaku UMKM yang sudah difasilitasi bertemu dengan pembeli, yakni perajin mebel dan ukir Jepara pada Kamis (20/10).
 
Dalam menggelar pertemuan dengan pembeli dari Jepang tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan Atase Keuangan pada KBRI Jepang, KADIN Jepara, ICSB Jepara, dan Freight Forwarder di Jepara.
 
Menurut dia produk mebel dan ukir dari Kota Jepara sudah dikenal luas, namun untuk mengangkat pelaku usaha berskala kecil, maka perlu dibantu.
 
Fasilitasi tersebut, imbuh dia, sekaligus untuk mendorong mereka melakukan modernisasi dalam bertransaksi karena selama ini terdapat perajin mebel yang transaksinya secara manual atau belum memanfaatkan teknologi termasuk dalam pemasarannya, meskipun produk yang dihasilkan bisa menarik pembeli dari luar negeri.
 
Kondisi tersebut mendorong Bea Cukai Kudus bekerja sama dengan Atase Keuangan pada KBRI Jepang mencoba satu terobosan baru dengan mempertemukan antara pembeli dari perusahaan Jepang (Kyotane Corporation) dengan UMKM pengrajin mebel dari Indah Jati Furniture dan Antex Jaya Exim dan berkolaborasi dengan Kadin Jepara, International Council for Small Business (ICSB) Jepara, dan Freight Forwarder di Jepara.

Baca juga: Jatim tes pasar ekspor produk olahan pangan UMKM ke Singapura
 
Menanggapi hal itu, Ketua ICSB Jepara sekaligus pemilik Uniqe Cargo (Freight Forwarder) Ajar Tri Raharjo mengapresiasi dukungan dari Bea Cukai Kudus yang telah memfasilitasi kegiatan business matching ini, sehingga calon pembeli dapat bertemu langsung dengan para pelaku UMKM. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi yang luar biasa dari Bea Cukai Kudus sebagai trade facilitator.
 
Haji Sumanto, pemilik Indah Jati Furniture menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang memfasilitasi pertemuan dengan pembeli dari luar negeri.
 
Ia berharap tamu yang berkunjung ke tempat usahanya akan menindaklanjuti dengan hubungan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.
 
Yasunobu Okamura, Senior Managing Director of Kyotane Corporation selaku calon pembeli menyampaikan terima kasih kepada Bea Cukai Kudus yang telah mempertemukan dan memperkenalkannya dengan perajin mebel di Jepara.
 
Pertemuan bisnis tersebut diharapkan dapat menjadi momen memperkuat sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan untuk mendukung potensi ekspor para pelaku UMKM Indonesia ke mancanegara demi bangkitnya perekonomian, serta kemajuan, dan kesejahteraan UMKM di Indonesia. 

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2022