Kupang (ANTARA) - Satu korban kebakaran Kapal Motor Cantika Express 77 meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. WZ Johannes di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang I Putu Sudayana, korban kebakaran kapal yang meninggal di rumah sakit bernama Nuraini (43), warga Kelurahan Alor Kecil, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.

"Korban yang meninggal dunia ini adalah korban yang mengalami luka bakar saat dievakuasi ke Kupang pada Senin (24/10) oleh KN SAR Antareja," katanya kepada wartawan di Kupang, Sabtu siang.

Ia menambahkan, saat dievakuasi korban dalam kondisi kritis karena mengalami banyak luka bakar dan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit.

Setelah kematian Nuraini, jumlah korban jiwa akibat kebakaran Kapal Cantika Express 77 seluruhnya menjadi 20 orang.

Berdasarkan laporan dari keluarga korban, hingga Sabtu sekitar 20 penumpang kapal nahas tersebut belum ditemukan.

Kapal Cantika Express 77 terbakar di wilayah perairan Kabupaten Kupang pada 24 Oktober 2022.

Menurut laporan manifes yang diterima Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Kapal Cantika Express 77 mengangkut 176 orang.

Namun, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang hingga Rabu (26/10) pagi telah mengevakuasi 320 penumpang kapal nahas tersebut, termasuk penumpang kapal yang meninggal dunia.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang sesuai prosedur operasi standar akan melanjutkan upaya pencarian korban kebakaran kapal sampai Minggu, 30 Oktober 2022.

Baca juga:
Tim SAR evakuasi 320 penumpang kapal terbakar di perairan Pulau Timor

Tim SAR gabungan perluas area pencarian korban kapal terbakar

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2022