Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Sirkuit All In One di Jembrana, Bali, menjadi pusat kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang mencakup seni serta budaya.

Selain itu juga dapat difungsikan untuk kepentingan ekonomi kreatif di Kabupaten Jembrana seperti Makepung, Jegog, lomba layang-layang, tradisi, dan berbagai kegiatan masyarakat lainnya.

"Saya sangat mengapresiasi karena ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, di mana dana alokasi khusus infrastruktur pariwisata dan ekonomi kreatif sekarang sudah berwujud sirkuit All In One Makepung," ungkap dia saat meresmikan Sirkuit "All In One" Jembrana lewat keterangan resmi, Jakarta, Sabtu.

Peresmian Sirkuit All In One diisi kegiatan Tari Makepung, Tari Massal Bakti Marge, serta atraksi Makepung (Balap Kerbau).

Menurut dia, sirkuit ini dapat menjadi penopang kebangkitan sektor parekraf di Jembrana terutama di Bali bagian barat. Kehadiran sirkuit ini tidak lepas dari komitmen Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang menaruh komitmen besar pada pengembangan parekraf.

Baca juga: Sandi: Nelayan di Desa Wisata Bangsring berubah jadi pelaku pariwisata

"Saya merinding melihat antusias warga, dan kita bisa lihat masyarakat begitu banyak merasakan manfaat. Saya yakin ini banyak UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang nantinya akan mendorong kebangkitan ekonomi dan membuka peluang usaha, dan ini akan jadi lokomotif penopang penciptaan lapangan kerja sampai 4,4 juta di tahun 2024," kata Menparekraf.

Secara keseluruhan, Kabupaten Jembrana disebut memiliki potensi pariwisata tinggi yang akan menopang pariwisata di Bali Barat.

Selain keberadaan Sirkuit All In One, Menparekraf juga berkesempatan meninjau Sentra Tenun Jembrana yang menjadi etalase berbagai produk ekonomi kreatif serta sentra oleh-oleh.

"Di Bali Selatan, Bali Tengah, dan Bali Timur itu sudah tercapai target (kunjungan wisatawan), berarti tugas kita sekarang adalah Bali Barat karena Bali Barat ini adalah pintu gerbang khususnya dari wilayah Jawa Timur. Karenanya, Jembrana harus kita tingkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantaranya," ucapnya.

Baca juga: Pemerintah dukung pengembangan Bali barat dengan bangun jalan tol

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan sirkuit ini bisa digunakan seluruh masyarakat untuk berbagai kegiatan. Mulai dari kegiatan seni budaya seperti Makepung, Lomba Layang-Layang, Balapan Kuda, Tari Budaya Melayu, Barongsai, juga kegiatan agama.

"Apa yang kita bangun hari ini seperti Sentra Tenun, Sirkuit All In One, jadi satu ekosistem pariwisata di Jembrana, sehingga akhirnya Jembrana jadi kawasan pariwisata yang dipertimbangkan. Saya harap dukungan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujar dia.

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2022