Jakarta (ANTARA) - Manajer tim nasional (timnas) atletik Indonesia mengatakan sprinter muda Indonesia Valentin Vanessa Lonteng terus menunjukkan progres hingga mampu  memecahkan rekor nasional (rekornas) nomor 100 meter putri.

"Lonteng termasuk atlet baru di pelatnas, tapi dia menunjukkan prestasi yang baik. Harapan kami dia terus meningkatkan prestasi tersebut," ujar Mustara di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat.

Mustara mengungkapkan Lonteng menobatkan diri sebagai sprinter putri tercepat saat ini setelah tampil dalam Invitasi Atletik Nasional 2023 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1) lalu dengan membukukan 11,53 detik.

Hasil tersebut memecahkan rekor nasional milik Irene Yoseph pada SEA Games 1999 di Brunei Darussalam atau 24 tahun lalu dengan 11,56 detik.

Lonteng adalah atlet asal Sulawesi Utara potensial. Sebelumnya di ajang internasional terakhir yakni Thailand Open Track and Field Championships 2022, dia juga menyumbang dua perak di nomor 100 meter putri dengan 11,86 detik dan 200 meter dengan 24,77 detik.

Mustara mengatakan selanjutnya para atlet pelatnas akan menjalani serangkaian program dalam persiapan menuju SEA Games XXXII/2023 di Phnom Penh, Kamboja, salah satunya mengirim atlet berlaga di ajang internasional minimal dua kali.

"Sebelum SEA Games 2023 akan ada banyak program dan minimal satu atlet, dua kali uji coba dengan mengikuti event di luar negeri," kata Mustara.

"Tetapi tergantung dari pelatih masing-masing menaruh program dan harapan kami atlet berada di puncak performa di SEA Games bukan saat uji coba," ujar Mustara menambahkan.

Dia menjelaskan program uji coba ke luar negeri akan menyesuaikan dengan kebutuhan pelatih dalam menyiapkan atlet. Dengan kata lain, atlet pelatnas akan bersaing di luar negeri dengan event yang berbeda-beda.


Baca juga: Timnas atletik sementara kumpulkan enam emas di Thailand Open 2022
Baca juga: Debut di SEA Games, Valentin Lonteng puas dengan catatan waktu
Baca juga: Valentin Lonteng tambah emas untuk Indonesia di Singapura Open 2022

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2023