IHSG ditutup melemah seiring pasar masih cermati rilis keuangan

IHSG ditutup melemah seiring pasar masih cermati rilis keuangan

Karyawan melintas di depan layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/1/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Hari ini cenderung aksi profit taking, walaupun secara fundamental rupiah menguat menguntungkan buat IHSG
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup melemah seiring investor masih mencermati rilis laporan keuangan beberapa bank pada pekan ini.

IHSG ditutup melemah 30,92 poin poin atau 0,45 persen ke posisi 6.829,9. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,01 poin atau 0,75 persen ke posisi 932,3.

"Hari ini cenderung aksi profit taking, walaupun secara fundamental rupiah menguat yang menguntungkan buat IHSG," kata Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Roger MM saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Beberapa bank besar dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal IV 2022 pada pekan ini.

Sementara, secara fundamental nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih akan menguat pada tahun ini seiring mulai masuknya dana asing ke pasar keuangan domestik.

Penguatan tersebut juga sejalan prospek ekonomi Indonesia yang diperkirakan akan tumbuh di atas lima persen year on year (yoy) pada 2023.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat dengan sektor transportasi & logistik paling tinggi yaitu 3,14 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor industri naik masing-masing 0,57 persen dan 0,21 persen.

Sedangkan, tujuh sektor terkoreksi, yang mana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 0,87 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 0,58 persen dan minus 0,42 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRUK, PEVE, PNLF, ASLC, dan PNIN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CBRE, ARCI, PADA, SLIS, dan FILM.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.218.669 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 23,21 miliar lembar saham senilai Rp8,27 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 276 saham menurun, dan 195 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 95,8 poin atau 0,35 persen ke 27.395,0 dan Indeks Straits Times naik 54,0 poin atau 1,64 persen ke 3.347,7. Sedangkan, Indeks Hang Seng (Hong Kong) dan Indeks Shanghai (China) masih libur memperingati Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili.

Baca juga: Saham Eropa dibuka melemah, investor pertimbangkan laporan laba emiten
Baca juga: Saham Asia capai tertinggi 7-bulan, Aussie naik karena inflasi panas
Baca juga: IHSG cenderung menguat, ditopang penguatan rupiah terhadap dolar AS


Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar