Jakarta (ANTARA) - Amazon Web Services (AWS) pada Kamis mengumumkan peluncuran program AWS Lift di Indonesia untuk mendukung para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melakukan transformasi digital guna mengembangkan bisnis.

Pelanggan baru maupun lama yang bergabung dalam program ini akan menerima paket perdana Kredit AWS selama 12 bulan, yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh 200 layanan berfitur lengkap di AWS.

Head of Emerging Enterprise & Small-Medium Business (SMB) Indonesia AWS Anthony Amni dalam acara virtual media gathering pada Kamis mengatakan, melalui program tersebut AWS ingin memberdayakan UKM agar bisa lebih inovatif dan tangguh di tengah berbagai ketidakpastian dan perubahan.

"Melalui program seperti AWS Lift, kami membuktikan komitmen untuk berinvestasi dan memberdayakan UKM dengan berbagai ukuran dan dari berbagai sektor industri di Indonesia dalam rangka digitalisasi bisnis agar mereka dapat mengungkap potensi ekonomi sejati mereka,“ kata Anthony.

Pada program AWS Lift, UKM yang terpilih akan menikmati manfaat layanan AWS tanpa perlu mengkhawatirkan masalah biaya.

Dengan tagihan minimum hanya 1 dolar AS dan tanpa periode lock-in atau biaya tersembunyi, AWS Lift membantu mengurangi tekanan biaya serta menawarkan pendekatan bebas komitmen kepada UKM untuk mulai memasuki platform AWS, dengan model pembayaran pay-as-you-go AWS yang fleksibel.

Untuk satu dolar pertama yang ditagihkan atas layanan AWS yang diberikan, peserta berhak mendapatkan Kredit AWS senilai 750 dolar AS (setara sekitar Rp 11,1 juta) dan setiap peningkatan penggunaan layanan akan mendapatkan imbalan berupa kredit AWS senilai hingga 83.500 dolar AS (setara sekitar Rp 1,2 miliar) selama 12 bulan.

"AWS Lift dibangun di atas komitmen jangka panjang kami kepada Indonesia, yang kami buktikan melalui investasi untuk infrastruktur lokal, dan dukungan bagi UKM lokal sebagai upaya mendorong transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia," ujar Anthony.

AWS Lift merupakan satu dari sekian banyak program AWS yang dirancang untuk membantu dunia bisnis Indonesia bertumbuh.

Selain mendukung UKM, AWS juga menyediakan kredit, dukungan teknis, dan pelatihan untuk membantu perusahaan rintisan seperti perusahaan jasa pengiriman Paxel dan penyedia platform marketplace ritel Ula bertumbuh melalui AWS Activate.

Di seluruh dunia, ratusan ribu perusahaan rintisan telah menikmati manfaat dari AWS Activate. Sejak 2020, Amazon telah menyediakan kredit AWS senilai lebih dari 2 miliar dolar AS (sekitar Rp29 triliun) untuk membantu perusahaan rintisan mengakselerasi dan menumbuhkan bisnis mereka.


Baca juga: Teknologi "cloud" AWS bantu UKM berinovasi dan optimalkan biaya bisnis

Baca juga: AWS Data Lab ASEAN resmi diluncurkan

Baca juga: Lemhannas: AWS kekhawatiran utama dalam pengembangan AI di militer

Pewarta: Suci Nurhaliza
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2023