Siti Nurhaliza : musik mampu redam "konflik"

Siti Nurhaliza : musik mampu redam "konflik"

Siti Nurhaliza (ANTARA/Agus Bebeng)

Sebetulnya kami di sini membawa misi atau cerita perdamaian,"
Pekanbaru (ANTARA News) - Artis penyanyi papan atas Malaysia, Siti Nurhaliza, menyatakan bahwa musik mampu meredam "konflik" antara Indonesia dengan Malaysia dengan didukung rasa saling menghargai dan saling menghormati.

"Sebetulnya kami di sini membawa misi atau cerita perdamaian," kata Siti dalam jumpa pers di Gedung Lancang Kuning pada Kompleks Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Selasa (11/12) malam, usai dijamu makan malam bersama Gubernur Riau HM Rusli Zainal.

Menurutnya, musik adalah hal yang sangat istimewa bahkan mampu memberikan kesejukan bagi setiap orang yang mendengarkan atau malah menghayatinya.

"Hal-hal lain di luar bidang saya, saya tidak begitu mengerti. Namun musik bagi saya adalah sesuatu yang mampu berbuat segala sesuatu yang baik," katanya.

Siti juga mengharapkan hubungan baik antara Indonesia dengan Malaysia yang telah terjali lama jangan terpecah akibat perseteruan apapun.

Sebagai negara serumpun, menurut dia, sebaiknya Indonesia dengan Malaysia saling "menyayangi" dan harus menghormati adat budaya masing-masing.

"Ingat sebuah musik, maka ingatlah sebuah perdamaian yang juga sebetulnya indah," katanya.

Siti juga merasa kagum dengan ragam adat dan suku serta kebudayaan Indonesia yang penuh "warna", khususnya Riau dengan khas Melayu yang begitu kental.

Dengan misi pemersatu ini, kata dia, diharapkan musik menjadi jembatan kerukunan antar-dua negara hingga saling memacu kemajuan di masa depan.

Siti Nurhaliza bersama sederetan artis ternama Malaysia lainnya akan perpadu dalam satu konser bertema "Ekspresi Karya Gemilang". Acara ini bakal diselenggarakan pada Rabu (12/12) di Pekanbaru.

Konser yang diselenggarakan atau disponsori oleh PT Minamas Gemilang ini digelar sebagai wadah untuk mempromosikan dan mendorong apresiasi dikalangan generasi muda antar-dua negara, baik Indonesia maupun Malaysia.

(KR-FZR/M009)

Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2012

Upaya lestarikan lagu daerah melalui festival musik akustik

Komentar