Semarang (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan KPwBI Singapura menggelar pameran produk UMKM bertajuk "UMKM Gayeng" di tiga negara, yakni Indonesia, Singapura, dan Belgia.

"'UMKM Gayeng' ini sudah tahun kelima. Kami mulai 2019 dan Alhamdulillah kemajuannya pesat," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Rahmat Dwisaputra, usai pembukaan "UMKM Gayeng" di Semarang, Rabu.

Pameran "UMKM Gayeng" yang bertempat di Atrium Mal Tentrem Semarang berlangsung pada 11-15 April 2023, diikuti oleh 130 UMKM yang berpartisipasi secara "offline", dan 150 UMKM pameran secara "online".

Menurut dia, kemajuan pesat "UMKM Gayeng" setidaknya terlihat dari jumlah UMKM yang mengikuti, dan cakupan tempat pameran produk-produk UMKM tersebut sampai di luar negeri.

"Pada 2021 mulai di Singapura, 2022 digelar juga di Singapura dan Belgia. Pada 2023 masih di Singapura dan Belgia, tetapi jumlahnya meningkat pesat. Hampir 300 UMKM, baik 'online' maupun 'offline'," katanya.

Bahkan, kata Rahmat, pameran di Belgia pada tahun lalu hanya menumpang di stand furniture dengan dua spot meja, sedangkan tahun ini sudah menggunakan "pop up store" selama tiga bulan di City Walk Centre, Wiegstraat Antwerpen Belgia.

"Hal ini menjadi salah satu tolok ukur dari peningkatan kapasitas para UMKM Jateng yang semakin potensial dan siap mendunia," katanya.

Dengan mengusung tema Go Grande (Go GReen, sustAiNable, Digital, dan Export), Kantor Perwakilan BI Jateng berupaya mendorong pengembangan UMKM yang berorientasi pada "green business", menerapkan prinsip sustainable business, serta mendorong perkembangan digitalisasi dan ekspor UMKM.

Pada gelaran pembukaan "UMKM Gayeng 2023", turut hadir secara virtual, antara lain Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Kemudian, Duta Besar Indonesia untuk Belgia Andri Hadi dan Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo, sementara Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno hadir secara langsung.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengapresiasi gelaran "UMKM Gayeng" yang setiap tahunnya mengalami perkembangan yang positif, baik dari sisi penjualan secara offline dan online, maupun dari sisi keberhasilan pengenalan produk ke luar negeri

Sebelumnya di tahun 2022, UMKM Gayeng berhasil membawa produk UMKM menembus pasar ekspor ke kawasan Asia dan Eropa dengan total penjualan lebih dari Rp8 miliar.

Melalui pelaksanaan rangkaian "UMKM Gayeng 2023", Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong optimisme pelaku usaha UMKM, khususnya di provinsi tersebut.

Gelaran "UMKM Gayeng" juga diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan perekonomian Jawa Tengah serta mendorong kecintaan dan kebanggaan masyarakat terhadap produk-produk Indonesia.

Baca juga: BNI siap bawa UMKM Indonesia ke pasar Eropa


Baca juga: Tangerang siapkan produk UMKM dipasarkan ke luar negeri

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Nurul Aulia Badar
Copyright © ANTARA 2023