Jakarta (ANTARA News) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir di Jakarta.

"Setiap tahun ada kemungkinan banjir di Jakarta, dan setiap tahun juga PLN mempersiapkan diri untuk menghadapi banjir tersebut," kata Direktur Operasi Jawa-Bali, Ngurah Adnyana, saat melakukan inspeksi ke Gardu Induk Penggilingan, Jakarta Timur, Kamis.

Adnyana mengatakan, antisipasi banjir antara lain meliputi penyiapan instalasi dan  gardu-gardu distribusi di berbagai daerah.

"Untuk instalasi, kami telah melakukan pembentengan atau membangun tembok yang mengelilingi instalasi, sementara untuk gardu-gardu distribusi yang berada di daerah rawan banjir telah ditinggikan," katanya.

Menurut Adnyana, PLN sudah meninggikan 460 dari 500 gardu distribusi yang berpotensi terkena banjir.

"Masih ada 40 gardu distribusi yang belum ditinggikan dan potensi terkena banjir kecil, namun kami akan terus mengupayakan untuk melakukan pembenahan," katanya serta menambahkan, biaya untuk meninggikan seluruh gardu distribusi sekitar Rp45 miliar.

Gardu distribusi PLN yang rawan terkena banjir adalah GI Setiabudi, GI Karet Lama, GI Penggilingan, GITET Cawang, GI Muara Karang Baru, GI Kembangan, GI Angke, GI Gambir Baru, GI Pulogadung, GI Priok, GI Pegangsaan, GI Wahana Garuda Lestari, dan GI Tosan Prima.

(V003)

Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2012