Biak (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Biak Numfor,Papua telah mendistribusikan kurang lebih 75 ribu kelambu gratis untuk masyarakat di berbagai kampung guna menurunkan angka kesakitan malaria kurang dari 1.

"API atau Annual Parasite Incident malaria di Biak Numfor pada 2023 sebesar 9,14 dengan jumlah 1.031 kasus. Ya, di tahun 2024 ditargetkan Biak untuk eliminasi malaria," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DinkesBiak Numfor Ruslan Epid di Biak, Minggu.

Ruslan mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempunyai program mendiagnosis malaria dimikroskopis atau dengan Uji Reaksi Cepat Rapid Diagnostic Test (RDT) dan pengobatan menggunakan Artemisinin Combination Therapy (ACT).

Selain itu pengendalian vector dengan cara peningkatan perlindungan penduduk berisiko dan pencegahan penularan malaria, khususnya melalui kegiatan integrasi pembagian kelambu berinsektisida dan imunisasi lengkap pada bayi–balita.

Baca juga: Hari Malaria Sedunia, kenali gejala hingga penanggulangan malaria

"Kementerian kesehatan juga melakukan skrining ibu hamil dan pembagian kelambu gratis secara massal di daerah endemis malaria," sebut Ruslan.

Diakuinya, malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Parasit Plasmodium yang hidup dan berkembang biak dalam sel darah merah manusia yang ditularkan oleh nyamuk malaria (Anopheles) betina.

Penyakit malaria, menurut Ruslan, dapat menyerang semua orang baik laki-laki maupun perempuan, dan semua golongan umur mulai dari bayi, anak-anak, atau orang dewasa.

"Sehingga perlu dilakukan pencegahan malaria, salah satunya tidur dengan menggunakan kelambu," katanya.

Baca juga: Dokter: Cuaca panas jadi favorit nyamuk malaria berkembang biak

Ia mengingatkan masyarakat tidur di dalam kelambu berinsektisida/Long Lasting Insectiside Net (LLIN) guna mencegah gigitan nyamuk malaria.

"Dan mengolesi badan dengan obat anti gigitan nyamuk (Repelent) serta memakai obat nyamuk bakar atau menyemprot dengan obat anti nyamuk hingga memasang kawat kasa pada jendela atau ventilasi," ujarnya.

Upaya lain cegah malaria, lanjut dia, membersihkan dan memberantas sarang nyamuk malaria, dengan membersihkan rumput dan semak di tepi saluran air.

"Melipat kain-kain yang bergantungan dan membersihkan genangan air dan semak-semak di sekitar rumah tinggal," harap Ruslan.

Baca juga: Dinkes Biak miliki peneliti malaria bersertifikat WHO

 

Pewarta: Muhsidin
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2023