Dengan adanya peluncuran investasi saham, kami menargetkan 1 juta investor ritel tercatat sebagai SID
Jakarta (ANTARA) - Aplikasi investasi joint venture antara PT Buka Investasi Bersama dengan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia yaitu BMoney menargetkan dana kelolaan tumbuh dobel digit pada akhir tahun 2023.

Chief Operating Officer PT Buka Investasi Bersama Dhinda Arisyiya di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, mengungkapkan dana kelolaan BMoney tercatat sebesar Rp1 triliun hingga Mei 2023 saat ini.

“Minimum double digit (tumbuh), secara dana kelolaan di produk reksa dana investasi kami, maupun juga di produk aset class lainnya, termasuk obligasi,” ujar Dhinda.

Selain itu, pihaknya menargetkan BMoney bisa memiliki sebanyak 1 juta Single Investor Identification (SID) pada akhir tahun 2023 ini.

“Dengan adanya peluncuran investasi saham, kami menargetkan 1 juta investor ritel tercatat sebagai SID yang dapat menggunakan atau bekerja sama yang di bawah Buka Investasi Bersama,” ujar Dhinda.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan 60 persen dari total investor BMoney saat ini adalah investor dengan usia produktif dan generasi milenial, serta sebanyak 40 persen dari total investor BMoney merupakan investor baru.

Baca juga: Aplikasi investasi Bukalapak luncurkan fitur layani pengguna premium

Baca juga: Aplikasi PINTU berikan "cashback" gandeng OVO, GoPay, dan BMoney


Sebagai informasi, hingga akhir Desember 2022, BEI mencatat jumlah investor dalam negeri di pasar modal Indonesia mencapai 10 juta SID, dengan investor saham sebanyak 4 juta SID.

Mengacu pada data tersebut dan data internal BMoney, Dhinda melihat ketertarikan yang tinggi investor terhadap terhadap investasi saham terutama dari kalangan non-investor, serta potensi yang masih sangat besar dalam meningkatkan penetrasi investor saham di Tanah Air.

“Oleh karena itu, fitur transaksi saham pada BMoney kami rancang untuk mengakomodir kebutuhan pengguna dan meningkatkan habit investasi yang sehat bagi para pengguna dalam mencapai tujuan finansialnya ” ujar Dhinda.

PT Buka Investasi Bersama merupakan perusahaan finansial teknologi hasil kolaborasi PT Bukalapak.com (kode saham : BUKA) dan Ashmore Asset Management Indonesia.

Sementara itu, CGS-CIMB Sekuritas Indonesia merupakan perusahaan sekuritas yang beroperasi sejak tahun 1990, dan merupakan salah satu broker yang berada di top tiga, berdasarkan data pangsa pasar di Indonesia pada Januari 2023.

Baca juga: Mitra Bukalapak Ajarkan Strategi Kewirausahaan ke Ratusan Pemilik Warung di Tangerang dan Bogor

Baca juga: Bukalapak targetkan pendapatan hingga Rp4,75 triliun di 2023

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2023