Buenos Aires (ANTARA) - Presiden Argentina dan ketua Uni Eropa (EU) menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Selasa (13/6) untuk meningkatkan kerja sama pada sektor bahan mentah yang berkelanjutan selama acara di Buenos Aires, dalam mendorong lebih banyak ikatan energi bersih.

Perjanjian tersebut dirancang untuk meningkatkan kerja sama dalam infrastruktur yang ramah iklim serta mendukung penelitian baru tentang bahan baku, termasuk lithium, logam baterai kendaraan listrik ultra-ringan yang diperebutkan oleh pemerintahan seluruh negara.

"Lithium sangat penting karena mendukung teknologi energi bersih," ujar Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen pada konferensi pers di Buenos Aires, mengutip perkiraan kenaikan permintaan lithium 12 kali lipat di Eropa pada 2030.

Argentina adalah produsen lithium terbesar keempat di dunia yang telah berhasil menarik gelombang investasi. Negara tersebut, bersama dengan Chile dan Bolivia, berada di segitiga lithium di Amerika Selatan, yang menyimpan kandungan logam terbesar di dunia.

Von der Leyen menambahkan Argentina juga memiliki potensi besar untuk energi terbarukan, termasuk matahari dan angin, serta hidrogen hijau, sektor yang akhir-akhir ini sedang berkembang.

MoU tersebut disepakati ketika EU dan blok perdagangan di Amerika Selatan yang beranggotakan Argentina, Brasil, Paraguay, dan Uruguay (Mercosur) setuju untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan, yang diharapkan dapat diselesaikan pada akhir tahun.

"Kami berkeinginan untuk melakukan semua yang kami bisa agar kesepakatan Mercosur-UE dapat diselesaikan secepat mungkin," kata von der Leyen.

"Saya lihat sebagian besar pekerjaan telah dilakukan," sambungnya.

Presiden Argentina Alberto Fernandez mengatakan ada beberapa tantangan dalam kesepakatan yang harus diselesaikan, mengutip masalah seperti Eropa yang ingin melindungi sektor pertaniannya dan klausul lingkungan yang ketat yang dapat berdampak pada produsen pertanian Amerika Selatan.

"Kami minta kesepakatan yang seimbang, di mana kita semua menang. Itu yang harus kita bicarakan," katanya.

Sumber: Reuters
Baca juga: Meksiko ingin buat asosiasi litium dengan Argentina, Bolivia, Chile
 

Penerjemah: Resinta Sulistiyandari
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © ANTARA 2023