Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Jembatan Ngujang 1 baru yang menjadi penghubung jalan nasional Tulungagung-Kediri di simpang tiga Ngantru, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu mulai dioperasionalkan untuk semua jenis kendaraan umum.

Petugas gabungan dari jajaran Dishub dan Satlantas Polres Tulungagung melakukan ujicoba dan rekayasa arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran arus kendaraan sekaligus memastikan standar keselamatan bagi pengendara.

"Tadi sekitar pukul 11.00 WIB mulai dilakukan ujicoba pembukaan. Kami lakukan evaluasi, kami lakukan rekayasa lalu-lintas yang di ujung untuk mengurangi kemacetan," kata Kanit Kamsel Satlantas Polres Tulungagung Ipda Kikis Agung Dwi Husodo dikonfirmasi usai pelaksanaan ujicoba jembatan.

Seremoni ujicoba dan pengoperasian infrastruktur jembatan baru di samping jembatan Ngujang yang lama ini sempat membuat arus lalu lintas di jalur utama dari Tulungagung menuju arah Kediri dan Blitar ini melambat.

Petugas dishub dan satlantas secara bersamaan menutup akses melewati jembatan lama sekaligus membuka akses jembatan baru yang dibangun di sampingnya untuk lalu-lalang kendaraan, baik dari arah Kota Tulungagung menuju Kediri/Blitar maupun sebaliknya.

"Kalau rekayasa lancar, akan kami permanenkan (operasionalnya)," kata Kikis.

Dan selama ujicoba tersebut, akan disiagakan personil dari pelaksana proyek di sebelah selatan dan utara jembatan.

Personil inilah yang selama beberapa waktu ke depan akan membantu kelancaran laku lintas di sekitar jembatan.

Dikonfirmasi terpisah, Construction Manager P.T. Baja Titian Wilayah Jatim, Agus Suwito katakan selepas pengoperasian jembatan yang baru, pihaknya akan segera membongkar lantai jembatan lama.

"Nanti siang akan mulai mobilisasi alat berat ke tengah jembatan untuk bongkarnya," kata Agus.

Nantinya jembatan lama akan dibangun kembali dengan ketinggian yang sama dengan jembatan yang baru.

Setelah jadi kedua jembatan akan disatukan menjadi satu kesatuan. “Setelah sini dibongkar dibangun baru nanti disambung,” jelasnya.

Pembangunan diperkirakan hingga akhir Oktober. Semua jembatan akan dibongkar dan akan dilakukan penambahan empat tiang pancang di masing-masing ujung jembatan.

Rangka jembatan akan dibongkar seluruhnya dan diganti dengan girder yang baru. "Dari beton kami proteksi ya, Insyaallah tidak ada terusan air," katanya.

Jembatan Ngujang 1 mempunyai bentang sekitar 130 meter, dengan lebar kurang lebih 6 meter.

Jembatan ini dibangun pada tahun 1977, melintasi Sungai Brantas dan merupakan akses penghubung utama wilayah Kabupaten Kediri dan Tulungagung.

Sesuai namanya, jembatan ini terletak di Desa Ngujang Kecamatan Kedungwaru di sisi selatan dan di Desa Ngantru Kecamatan Ngantru di sisi utara.







 

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Nurul Aulia Badar
Copyright © ANTARA 2023