Jakarta (ANTARA News) - Saham-saham di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin melemah karena telah berada dalam area jenuh beli setelah pada perdagangan pekan lalu berangsur naik.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI ditutup melemah tajam 50,15 poin atau 1,04 persen ke posisi 4.761,46. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 9,82 poin (1,19 persen) ke level 818,15.

"Secara teknikal, penurunan IHSG BEI awal pekan ini merupakan koreksi yang wajar dikarenakan sudah berada pada area jenuh beli (overbought)," kata analis e-Trading Securities, Andrew Argado.

Ia memproyeksikan IHSG BEI masih akan mengalami pelemahan pada besok (Selasa, 5/3) di kisaran 4.720-4.850 poin, beberapa saham yang dapat diperhatikan yakni Astra Agro Lestari (AALI), Indosat (ISAT), Petrosea (PTRO).

Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono menambahkan indeks BEI melemah dipicu aksi ambil untung investor. Aksi ambil untung tersebut dipicu oleh bursa regional Asia yang serempak melemah.

"Penurunan bursa regional Asia didorong oleh langkah China yang memperketat peraturan industri propertinya," kata dia.

Ia memperkirakan IHSG BEI akan bergerak berfluktuasi dengan kecenderungan melemah terbatas di kisaran 4.740-4.800 poin.

Perdagangan hari ini membukukan frekuensi 173.607 kali transaksi dengan volume mencapai 6,059 miliar lembar saham senilai Rp5,558 triliun. Dari semua saham aktif, 86 saham ditutup menguat,186 saham melemah, dan 110 saham harganya tidak berubah.

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng melemah 342,41 poin (1,50 persen) ke level 22.537,81, indeks Nikkei-225 naik 45,91 poin (0,40 persen) ke level 11.652,29, Straits Times melemah 32,09 poin (0,98 persen) ke posisi 3.237,41.

(ANTARA)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2013