Saya harap penyelenggaraan PRJ 2023 ini bisa terus dilakukan
Jakarta (ANTARA) - Anggota DPRD DKI Jakarta Farazandi Fidinansyah menilai  penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (Jakarta Fair) 2023 yang berlangsung tanggal 14 Juni sampai dengan 15 Juli mampu menggerakkan ekonomi daerah dengan nilai transaksi Rp7,3 triliun.

"Kami apresiasi atas suksesnya PRJ 2023 yang mampu menghadirkan 6,3 juta pengunjung dengan nilai transaksi Rp7,3 triliun," kata Farazandi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Menurut Farazandi dengan tingginya nilai transaksi ini maka berpotensi menggerakkan ekonomi daerah khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) karena pendapatannya ikut terdongkrak.

"Saya harap penyelenggaraan PRJ 2023 ini bisa terus dilakukan dan bisa menjadi contoh untuk wilayah lainnya," tambahnya.

Sebelumnya  pameran terbesar dan terlengkap se-Asia Tenggara, Jakarta Fair Kemayoran 2023 disebutkan membukukan transaksi Rp7,3 triliun selama 33 hari penyelenggaraan sejak 14 Juni sampai 16 Juli 2023.

"Total jumlah pengunjung tahun ini mencapai angka 6,3 juta orang, sedangkan untuk total nilai transaksi yang tercipta selama gelaran Jakarta Fair Kemayoran 2023 mencapai Rp7,3 triliun," kata Direktur Komersial JI Expo, Karuna Murdaya di panggung utama Jakarta Fair Kemayoran, saat penutupan Minggu (16/7).

Adapun transaksi tahun ini sebagian besar ditopang oleh banyaknya peserta dari otomotif, khususnya kendaraan listrik yang diminati pengunjung.

Selain itu, peserta atau perusahaan yang mengikuti Jakarta Fair pada tahun ini lebih banyak, bahkan sebagian besar membangun gerai yang menarik perhatian pengunjung.
Baca juga: Aji mumpung untuk raup untung dari Jakarta Fair Kemayoran
Baca juga: Jakarta Fair 2023 bukukan transaksi Rp7,3 triliun selama 33 hari
Baca juga: Pelaku UMKM di Jakarta Fair akui banyak dagangan dicuri pengunjung

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2023