Operasi yang berlangung tujuh jam lebih, tim Densus 88 dan personel Polda Jabar berhasil melumpuhkan terduga teroris, tiga orang tewas dan satu orang lainnya ditangkap tim yang melakukan pengepungan,"
Bandung (ANTARA News) - Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mengemukakan bahwa tiga orang terduga teroris tewas dalam aksi baku tembak dengan tim Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri di sebuah rumah kontrakan di Cigondewah, Kabupaten Bandung, Jabar, Rabu.

"Operasi yang berlangung tujuh jam lebih, tim Densus 88 dan personel Polda Jabar berhasil melumpuhkan terduga teroris, tiga orang tewas dan satu orang lainnya ditangkap tim yang melakukan pengepungan," katanya kepada wartawan di Cigondewah, Kecamatan Margaasih.

Menurut Kapolri, ketiga terduga teroris yang tewas dalam baku tembak itu adalah Budi Syarif alias Angga, Sarane dan Jonet. Sedangkan satu terduga teroris yang ditangkap dalam kondisi hidup adalah Haris Fauzi.

Selain melakukan pengggerebekan di Cigondewah pada Rabu pagi tim Densus 88 juga melakukan penggerebegan di daerah Cipacing, Kabupaten Sumedang, yang berhasil menangkap seorang pria bernama Masum yang diduga terkait jaringan itu.

"Semua terduga teroris yang tewas dibawa ke RS Kramat Jati Jakarta untuk dilakukan otopsi, sedangkan yang tertangkap dimintai keterangan untuk pengembangan kasus ini," katanya.

Kapolri menyebutkan, penggerebekan dan penegakan hukum dengan melumpuhkan terduga teroris di Cigondewah telah memenuhi prosedur tetap operasi.

"Tim telah melakukan upaya negosiasi dan mengimbau untuk menyerahkan diri, negosiasi berlangsung lebih dari tiga jam. Namun negosiasi dibalas dengan ledakan dan tembakan, sehingga terpaksa dilakukan tindakan hukum untuk melindungi warga di sekitar," kata Kapolri.

Dari lokasi rumah kontrakan yang dijadikan tempat persembunyian, polisi menemukan tiga unit senjata laras pendek, yakni dua jenis revolver dan satu jenis pistol FN. Selain itu ditemukan bom pipa yang dua di antaranya meledak.

Selain itu juga ditemukan amunisi kaliber 38 MM sebanyak 200 butir, 9 MM delapan butir serta uang tunai senilai Rp6 juta.

"Barang bukti itu ditemukan di lokasi penggerebekan," kata Kapolri.

Dalam operasi penggerebekan itu, tim Densus 88 berjumlah 18 orang dibantu tim dari Polda Jabar dan pengamanan oleh Polres Bandung.

"Meski terlibat baku tembak, seluruh anggota tim selamat," katanya.

Lebih lanjut, Timur Pradopo menyebutkan, operasi penggerebegan itu juga dilakukan dalam satu waktu di sejumlah titik di Jakarta, Batang, Cipacing Sumedang, Batang, Kendal dan juga di Cigondewah, Kabupaten Bandung.

Dari operasi tersebut, berhasil memburu 11 terduga teroris yang berasal dari satu jaringan, dimana tiga orang tewas dalam baku tembak, sedangkan tujuh lainnya ditangkap hidup-hidup.

Selain tiga orang yang tewas dalam, seorang terduga teroris juga tewas saat pengejaran oleh tim Densus 88. Tersangka lainnya itu adalah Abu Roban alias Bambang, Untung. Tiga lainnya ditangkap di Kebumen yakni FL, W dan N.
(KR-ASJ*S033/M026)

Pewarta: Ajat Sudrajat & Syarif Abdullah
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013