Hangzhou (ANTARA) - Chef de Mission Kontingen Indonesia Basuki Hadimuljono menilai kontingen Indonesia masih akan terus mendulang medali emas pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

Basuki menyampaikan hal itu usai menyaksikan Muhammad Sejahtera Dwi Putra memenangi medali emas kedua bagi Indonesia, setelah mengumpulkan poin tertinggi di nomor 10 meter running target mixed run putra yang berlangsung di Fuyang Yinhu Sports Centre, Selasa.

"Ya saya kira, Alhamdulillah setelah 72 tahun dari cabang menembak tidak dapat medali (emas), kita dapat medali emas. Ini tidak main-main, kemarin satu emas, satu perunggu. Hari ini satu emas, satu perunggu. Ini saya kira sangat patut disyukuri bagi kita, bagi masyarakat Indonesia atas prestasi menembak ini," kata Basuki.

Ia pun menegaskan keyakinannya bahwa kontingen Indonesia masih akan meraih medali-medali emas pada cabang-cabang olahraga lainnya.

"Saya kira masih terus, ini baru mulai, baru dua hari kan, jadi masih ada karate, ada badminton, ada dayung, ada wushu. Nanti siang ada wushu, mudah-mudahan wushu masih bisa diharapkan perolehan medalinya," tambahnya.

Sampai pukul 17.00 waktu setempat, kontingen Indonesia telah mengumpulkan tiga medali emas. Dua medali emas disumbangkan dari cabang olahraga menembak melalui Muhammad Sejahtera, sedangkan satu medali emas dari cabang olahraga wushu melalui Harris Horatius.

Sementara itu satu medali perak disumbangkan oleh Edgar Xavier Marvelo dari cabang olahraga wushu, sedangkan lima medali perunggu masing-masing disumbangkan oleh cabang olahraga dayung dengan tiga medali dan menembak dua medali.

Baca juga: Atlet wushu Harris Horatius raih emas ketiga Indonesia di Asian Games
Baca juga: Menembak sumbangkan emas kedua untuk Indonesia pada Asian Games 2022
Baca juga: Sananta tiba di China untuk bergabung dengan timnas U-24


Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2023