Kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta juga dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten, tersertifikasi serta patuh terhadap unsur-unsur K3
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi atas kontribusi Huawei yang telah turut serta membangun ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia.

"Apresiasi setinggi-tingginya kami berikan kepada Huawei Tech Investment Co. yang telah berkontribusi turut serta membangun ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia," kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dalam acara Huawei Indonesia Supllier Convention 2023, ia mengemukakan Huawei telah menyerap 2.000 pekerja Indonesia dan membidangi 500 perusahaan rintisan (start-up) serta UMKM yang bergerak di 15 sektor anak usaha sehingga mencetak 20.000 lapangan kerja.

Ia menambahkan program talents juga memberikan manfaat bagi 12.000 teknisi Indonesia dan berperan agar menjadi lebih terhubung.
​​​​​​
Ida Fauziyah mengatakan, kemitraan strategis Kemnaker dengan Huawei dituangkan dalam nota kesepahaman mencakup tiga konsen.

Pertama, peningkatan mutu sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi vokasi. Kedua, pelatihan bagi fasilitator Training for Trainer.

Kemudian yang ketiga, pelaksanaan pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia dalam pelatihan kerja pada ketinggian dan penerapan Keselamatan serta Kesehatan Kerja (K3).

"Kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta juga dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten, tersertifikasi serta patuh terhadap unsur-unsur K3," katanya.

Ida Fauziyah mengatakan Kemnaker sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dari berbagai stakeholder (pemangku kepentingan) yang ingin satu visi memajukan peradaban manusia melalui teknologi bagi kelangsungan umat manusia.

"Ini menjadi strategi utama pengembangan pelatihan vokasi di Indonesia yang mengutamakan kolaborasi dan kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri atau DUDI," katanya.

Menaker juga mengatakan kementeriannya berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan DUDI, Kementerian/Lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk membangun ketenagakerjaan di Indonesia.

"Kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta, maupun pemda mampu mendorong peningkatan kompetensi dan pengembangan SDM di bidang ketenagakerjaan berbasis digital," katanya.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2023