Jakarta (ANTARA) -
Polisi mengimbau masyarakat berhati-hati dan menjaga barang bawaan saat mengikuti aksi Munajat Kubro 212 di sekitar Monumen Nasional (Monas) menyusul tertangkapnya seorang yang diduga pencopet yang beraksi di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu pagi.

"Sudah diamankan dan dalam pemeriksaan," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombespol Susatyo kepada wartawan.

Ia pun mengimbau agar masyarakat peserta Munajat Kubra 212 selalu berhati-hati dan menjaga barang bawaan serta waspada terhadap segala tindakan kriminal yang terjadi saat aksi.
 
Salah satu korban, Fahmi (15), mengatakan ponsel miliknya dicopet saat mengantre minuman selepas salat subuh.
 
"Hp-nya di saku, enggak terasa. Setelah minum itu saya raba saku hp-nya enggak ada. Terus kata abang-abang hp saya diambil sama yang pakai peci dan tas hitam," kata Fahmi.
 
Setelah itu, Fahmi melaporkan kejadian tersebut ke Satpol PP serta polisi-polisi yang tengah berjaga di pos.
 
Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 5.734 personel untuk mengamankan acara Munajat Kubro bertema "Untuk Keselamatan NKRI dan Kemenangan Palestina" di kawasan Monas.
 
Selain itu, kepolisian juga menerapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional saat acara berlangsung.

Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmim mengatakan acara tersebut akan dimulai sekitar pukul 03.00-09.00 WIB, diawali Shalat Tahajud, munajat, Salat Subuh berjemaah, dengan dilanjutkan tausiah para dai nasional sampai 09.00 WIB pagi.

Baca juga: Sejumlah jalan ditutup selama Munajat Kubro 212 di Monas pagi ini

Baca juga: Polda Metro Jaya imbau peserta Munajat Kubro jaga ketertiban

Baca juga: Polda kirim 5.374 personel untuk kawal Munajat Kubro 212 di Monas
 
 

Pewarta: Suci Nurhaliza
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2023