Beijing (ANTARA) - Ilmuwan China berhasil mencapai pendinginan suhu sangat rendah di bawah minus 273 derajat Celcius dalam kandidat materi superpadat yang baru-baru ini disintesis.

Suhu tersebut dicapai tanpa menggunakan helium cair, bahan konvensional yang telah lama digunakan dalam pendinginan bersuhu ultrarendah, ungkap sebuah makalah yang diterbitkan di dalam jurnal Nature.

Materi superpadat adalah keadaan kuantum materi yang memiliki struktur padat dan di saat yang sama juga menunjukkan super fluiditas.

Tim peneliti dari Universitas Akademi Ilmu Pengetahuan China bersama kolaborator mereka membuktikan keberadaan keadaan eksotik ini pada kandidat superpadat yang disintesis tersebut, yang merupakan materi magnetik kuantum berbasis kobalt.

Saat proses pendinginan demagnetisasi berikutnya pada kandidat tersebut, para peneliti mengamati suhu ultrarendah di bawah 273 derajat Celsius, urai makalah tersebut.

Temuan ini menunjukkan cara baru untuk pendinginan ekstrem yang dapat digunakan dalam berbagai bidang, seperti eksplorasi luar angkasa dalam, ilmu kuantum, dan ilmu bahan, papar Su Gang, pemimpin tim peneliti tersebut.

 

Pewarta: Xinhua
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2024