Jadi konsepnya, agar KONI dapat membiayai keperluannya sendiri dari berbagai bisnis tersebut, atau paling tidak mengurangi beban subsidi pemerintah dalam menjalankan roda organisasi,"
Samarinda (ANTARA News) - KONI Kalimantan Timur akan memiliki gedung megah tujuh lantai berlokasi di sekitar Stadion Madya Samarinda untuk menggantikan gedung lama di Jalan Kesuma Bangsa yang dianggap sudah tidak representatif.

Hal itu terungkap saat presentasi pendahuluan oleh Konsultan Perencana PT. Abadi Mulia Daya kepada jajaran pengurus KONI Kaltim dan pejabat Dinas Cipta Karya PU Kalimantan Timur di Samarinda, Senin.

Ketua Umum KONI Kaltim Zuhdi Yahya dan Kepala Dinas Cipta Karya PU Kaltim H. M. Taufiq Fauji terlibat langsung dalam paparan pihak konsultan yang diwakili oleh Enos Karebe Pirade dan Viktor H.

Enos memaparkan bahwa konsep pembangunan gedung KONI yang baru itu tidak sekadar untuk aktivitas perkantoran namun memadukan ruang bisnis bagi kegiatan koperasi, fitness, senam, kantin, minimarket dan ruang-ruang pertemuan yang layak disewakan bagi berbagai kegiatan, misalnya pernikahan.

"Jadi konsepnya, agar KONI dapat membiayai keperluannya sendiri dari berbagai bisnis tersebut, atau paling tidak mengurangi beban subsidi pemerintah dalam menjalankan roda organisasi," kata Enos.

Gedung baru itu nantinya juga menyediakan puluhan ruangan untuk semua cabang olahraga.

Zuhdi Yahya menanggapi presentasi itu mengatakan berterima kasih kepada Pemprov Kaltim, khususnya Dinas Cipta Karya karena dengan presentasi pendahuluan tersebut berarti rencana membangun gedung KONI yang baru mengalami kemajuan signifikan.

"Saya tidak bisa berkomentar banyak karena bahan presentasi pendahuluan ini akan kami bawa dalam rapat interen di KONI. Hasil rapat itu nantinya menjadi keputusan resmi kami karena lain orang, pasti lain keinginan jadi berbagai keinginan dan pendapat kami satukan dulu," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya PU, M Taufiq mengatakan bahwa diharapkan 2014 sudah tersedia alokasi dana untuk membangun gedung KONI tersebut, namun tanpa menyebutkan nilainya.

(I014/T007)

Pewarta: Iskandar Z
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2013