Jakarta (ANTARA) - Google One, layanan berlangganan penyimpanan cloud Google, telah mencapai tonggak sejarah dengan jumlah pelanggan layanan berbayar melampaui 100 juta.

Google One menawarkan cara bagi pengguna untuk meningkatkan kapasitas penyimpanannya di luar 15GB gratis yang disediakan dalam layanan seperti Gmail, Drive, dan Photos.

Tarifnya, untuk paket dasar (100 GB) sebesar 1,99 dolar AS (Rp31 ribu) per bulan atau 19,99 dolar AS (Rp312 ribu) per tahun. Paket tersebut meliputi berbagi hingga lima pengguna, fitur pengeditan foto tambahan seperti Magic Eraser, akses VPN, dan pemantauan web gelap.

Paket standar (200 GB) tarifnya 2,99 dolar AS (Rp47 ribu) per bulan atau 29,99 dolar AS (Rp469 ribu) per tahun. Perbedaan utamanya dengan paket dasar adalah hadiah 3 persen untuk pembelian di Google Store.

Sedangkan harga paket premium (2 TB dan lebih tinggi) mulai dari 9,99 dolar AS (Rp156 ribu) per bulan atau 99,99 dolar AS (Rp1,6 juta) per tahun.

Paket tersebut menawarkan penyimpanan lebih besar, fitur premium Google Workspace (untuk alat seperti Meet dan Kalender), dan hadiah 10 persen untuk pembelian di Google Store.

Ada tingkatan yang lebih tinggi dari 2TB bagi mereka yang membutuhkan penyimpanan lebih besar.

Baca juga: Google luncurkan Gemini, chatbot AI pengganti Bard
Baca juga: Google Maps perkenalkan fitur AI generatif 


CEO Google Sundar Pichai menggarisbawahi rencana perusahaan untuk meningkatkan ekspansi masa depan dengan peluncuran AI Premium Plan.

Perusahaan baru-baru ini meluncurkan paket AI Premium Plan seharga 19,99 dolar AS (Rp312 ribu) per bulan yang memperkenalkan alat canggih yang dibangun pada model AI Gemini Google.

Fitur-fitur tersebut menawarkan kemampuan tingkat lanjut seperti membuat draf di Gmail, mengatur konten di Slide, dan menyediakan visualisasi data dalam Spreadsheet.

Pelanggan paket dengan penyimpanan 5 TB atau lebih saat ini mendapat kesempatan uji coba gratis fitur AI Premium dalam waktu terbatas hingga 31 Juli 2024.

Google bermaksud membuat AI Premium tersedia untuk grup pelanggan lain, termasuk pengguna Google Fi Unlimited dan mereka yang membayar Google One melalui penyedia penagihan pihak ketiga.

Pichai menekankan bahwa penambahan fitur AI sangat penting untuk kelanjutan pertumbuhan layanan.

Tonggak pencapaian Google One terjadi bersamaan dengan YouTube Music + Premium, yang juga telah menjangkau 100 juta pengguna, demikian menurut siaran Gizmochina pada Minggu (11/2).

Baca juga: Google luncurkan platform komputasi awan Google One
Baca juga: Google rilis aplikasi Digtal Wellbeing untuk Android One


 

Penerjemah: Fathur Rochman
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024