Kabupaten Bandung (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi dukungan dana siap pakai (DSP) senilai Rp150 juta untuk percepatan penanganan bencana angin puting beliung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan menjelaskan dana tersebut dapat digunakan untuk fase pertolongan penanganan bagi warga yang terdampak pada status masa tanggap darurat.

“Tugas saya adalah memastikan bahwa masyarakat yang terdampak akibat angin puting beliung ini jangan tambah menderita akibat tidak terlayani dengan baik soal kebutuhan dasarnya,” kata Fajar di Kabupaten Bandung, Jumat.

Selain itu, BNPB juga menyalurkan dukungan logistik kepada Pemerintah Kabupaten Bandung berupa 300 paket sembako, satu set tenda pengungsi, 300 dus air mineral, 100 paket hygine kit, dua unit genset, 100 lembar terpal hingga 200 lembar matras dan selimut.

“Sehingga kedatangan kami ke sini adalah memberikan dukungan kebutuhan dasar di antaranya makanan dan peralatan secara terbatas, juga tempat tidur sementara berupa tenda,” katanya.

Dia menyampaikan bahwa dana dukungan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk operasional percepatan penanganan darurat yang menyangkut kebutuhan dasar dan keselamatan warga.

Baca juga: Pemprov Jabar siapkan tenda dan dapur umum bantu korban puting beliung

Baca juga: BRIN sebut puting beliung di Bandung kejadian langka


Fajar menjamin kebutuhan pokok 1.879 jiwa terdampak bencana angin puting beliung di Kabupaten Bandung selama masa tanggap darurat akan terpenuhi.

“Kita akan berjibaku membantu semaksimal mungkin masyarakat yang terdampak. Saya datang ke sini bukan tangan kosong, secara simbolis kita serahkan bantuan ini kepada yang terdampak berupa kebutuhan dasar,” kata dia.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan lima kecamatan di Kabupaten Bandung dan Sumedang terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi pada Rabu (21/2) pukul 16.00 WIB.

Wilayah terdampak di Kabupaten Bandung berada di Kecamatan Rancaekek, Cicalengka, dan Cileunyi, sedangkan di Kabupaten Sumedang berasa di Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung.

Berdasarkan data sementara yang diperoleh dari BPBD Jabar, sebanyak 611 rumah mengalami kerusakan yang mengakibatkan 835 kepala keluarga yang terdiri atas 1.968 jiwa terdampak musibah tersebut.

Baca juga: Bey: Solusi dicari untuk rumah-pabrik yang rusak akibat puting beliung

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2024