Rute "Mudik Perubahan": Semarang, Purbalingga, Temanggung, Yogyakarta, Jombang, dan Surabaya.
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid melepas sebanyak 25 bus peserta "Mudik Perubahan" di wilayah DKI Jakarta atau bertepatan dengan hari keempat menjelang Lebaran 2024.

Flag off atau pelepasan 1.200 peserta mudik itu berlangsung di halaman Kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu.

"Ini tidak terlalu banyak memang yang berangkat, ada sekitar 25 bus," ujar Jazilul usai melepas peserta "Mudik Perubahan".

Sejumlah daerah yang menjadi rute "Mudik Perubahan", antara lain, Semarang, Purbalingga, Temanggung, Yogyakarta, Jombang, hingga Surabaya.

Jazilul berharap perjalanan "Mudik Perubahan" dapat tiba di lokasi tujuan dengan selamat.

Anggota Komisi III DPR RI itu pun berpesan kepada pengemudi dan semua yang terlibat agar diberikan kesabaran menghadapi arus lalu lintas yang macet.

Ia juga mengapresiasi pemerintah yang telah maksimal menyiapkan mudik pada tahun 2024, sekaligus mengapresiasi polisi, pengatur jalan, dan masyarakat yang tertib.

"Mudah-mudahan semuanya aman, lancar, dan selamat. Semoga habis mudik ekonomi kita bangkit bergerak," katanya.

Baca juga: Menaker: Mudik gratis tanda kemitraan harmonis perusahaan dan pekerja
Baca juga: Gelombang kedua mudik gratis dari Tanjung Priok berangkat 7 April


Sebelumnya, Kementerian Kesehatan memastikan seluruh jalur mudik Lebaran 2024, baik darat, udara, maupun laut, dengan telah menyiagakan posko pelayanan kesehatan dan terintegrasi dengan puskesmas, rumah sakit rujukan terdekat.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Azhar Jaya mengatakan bahwa jumlah keseluruhan posko fasilitas kesehatan sebanyak 15.705 unit, semuanya terintegrasi dengan 10.107 unit puskesmas dan 3.186 rumah sakit.

Jumlah posko tersebut meningkat sekitar 10—15 persen dari jumlah pelayanan satu tahun sebelumnya. Hal itu untuk mengimbangi kebutuhan pemudik Lebaran2024 yang jumlahnya juga diprediksi meningkat menjadi sebanyak 193,6 juta orang dari sebelumnya 123,8 juta orang.

Terlebih menurut hasil survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan diprediksikan 31,12 juta orang akan menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi untuk mudik Lebaran 2024.

Meskipun jumlah pemudik motor mengalami penurunan daraipada mudik Lebaran 2023 , yaitu 33,4 juta orang, Direktur Kesehatan menilai angka tersebut masih tergolong tinggi dan perlu mendapat perhatian keselamatan, termasuk kesehatannya.

"Semua bentuk kolaborasi lintas sektoral demi menciptakan mudik ceria penuh makna yang dicanangkan pemerintah tahun ini,” ujarnya.

Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
Editor: D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2024