Syukur alhamdulillah sampai tadi malam, tadi pagi, kami belum memberlakukan 'delaying system'
Bakauheni, Lampung (ANTARA) - Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI Inspektur Jenderal Polisi Aan Suhanan mengatakan sistem tunda (delaying system) kendaraan arus balik di Pelabuhan Bakauheni belum diberlakukan hingga hari ketiga (H+3) Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Syukur alhamdulillah sampai tadi malam, tadi pagi, kami belum memberlakukan delaying system," ujar Suhanan kepada wartawan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Minggu.

Aan Suhanan berada di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendi Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi serta Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi untuk memantau kondisi arus balik di pelabuhan setempat.

Ia mengatakan, kondisi arus balik di Bakauheni masih hijau (normal) sehingga sistem tunda belum diterapkan.

Sistem tersebut, kata Suhanan, akan diterapkan pada saat antrean kendaraan di Pelabuhan Bakauheni sudah melebihi kapasitas (overload). Sejumlah titik rest area dan buffer zone untuk penerapan sistem tersebut juga telah disiagakan.

Baca juga: Korlantas Polri ingatkan pengendara jaga stamina saat arus balik

Baca juga: Menhub sebut arus balik Sumatera ke Jawa masih landai


Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika mengatakan, kondisi lalu lintas arus balik masih terkendali meskipun volume kendaraan mulai meningkat di Pelabuhan Bakauheni pada H+3 Lebaran.

Kondisi lalu lintas menuju Pelabuhan Bakauheni di jalur lintas tengah, barat, dan timur, saat ini masih bergerak lancar.

Helmy menjelaskan, penanganan arus balik kendaraan yang melalui Pelabuhan Bakauheni dilakukan dengan pola kategori warna hijau, warna kuning, dan warna merah.

"Sampai dengan saat ini masih hijau dan ini tetap kami akan pertahankan terus," ujarnya.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat,jumlah kendaraan roda dua yang diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak, Banten, pada Sabtu (13/4) terdiri dari 12.544 unit roda dua, 14.415 roda empat, 340 unit bus, serta 738 unit truk.

Puluhan ribu kendaraan tersebut diseberangkan menggunakan 34 kapal dengan jumlah perjalanan sebanyak 120 kali.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2024