Dapat subsidi. Di mana pun yang namanya transportasi tetap dapat subsidi...
Jakarta (ANTARA News) - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah daerah saat ini tidak akan menaikkan harga tiket bus Transjakarta, yang perusahaan pengelolanya kini menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Siapa yang mau naikkan? PT-nya saja belum ada," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.


Anggota Komisi C (Bidang Keuangan dan Aset) DPRD DKI Jakarta S Andyka sebelumnya mengatakan PT Transjakarta sudah tidak bisa lagi menerima subdsidi dari pemerintah dan hanya akan mendapatkan penyertaan modal dari pemerintah karena sudah berubah dari Badan Layanan Umum menjadi BUMD.

Penghentian pemberian subsidi pemerintah memungkinkan PT Transjakarta menaikkan tarif bus supaya bisa menjalankan bisnis secara mandiri.

Namun Jokowi mengatakan, subsidi masih bisa diberikan kepada PT Transjakarta karena pelayanannya menyangkut kepentingan rakyat.

"Masalah ini jangan diruwet-ruwetkan. Masalah yang sebetulnya enteng enggak perlu diruwet-ruwetin lah. Ini kan intinya pelayanan untuk masyarakat. Orientasinya itu kepada kemanfaatan masyarakat. Soal aturan-aturan itu urusan internal, kita enggak usah dipersulit," katanya.

Ia menegaskan PT Transjakarta akan tetap mendapat dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Iya, dapat subsidi. Di mana pun yang namanya transportasi tetap dapat subsidi. Yang di-cover biaya-biaya untuk Transjakarta. Yang penting kalau biaya itu tidak kita berikan kan biaya tiket jadi lipet tiga kali. Orientasinya ke tiketnya saja," katanya.


Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2014