Kemenperin inisiasi jejaring laboratorium pengujian pangan

Menghadapi perdagangan bebas ASEAN Desember 2015, industri pangan Indonesia dihadapkan pada tantangan masih minimnya laboratorium uji pangan...
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perindustrian menginisiasi pembentukan Jejaring Laboratorium Pengujian Pangan Indonesia (JLPPI) untuk mendukung perdagangan pangan nasional, regional maupun global.

Inisiasi ini dilakukan lantaran industri pangan merupakan salah satu sektor yang akan dipercepat proses integrasinya menghadapi pasar tunggal ASEAN 2015.

"Menghadapi perdagangan bebas ASEAN Desember 2015, industri pangan Indonesia dihadapkan pada tantangan masih minimnya laboratorium uji pangan, serta masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Selain itu laboratorium pangan terakreditasi terbatas, maka perlu dibentuk JLPPI," kata Kepala Badan Pengkajian Kebijakan Iklim dan Mutu Industri (BPKIMI) Kemenperin, Aryanto Sagala di Kemenperin, Jakarta, Rabu.

JLPPI akan menjadi sebuah forum yang memadukan kemampuan seluruh laboratorium pengujian pangan dalam negeri untuk mendukung perdagangan pangan nasional, regional, dan global, serta mendukung kesiapan laboratorium pengujian pangan menghadapi pasar.

Aryanto menjelaskan, dalam hubungan regional yang lebih luas di kawasan ASEAN, JLPPI akan melakukan link dengan jejaring ASEAN misalnya terkait ASEAN Reference Laboratories dan ASEAN Rapid Alert System for Food and Feed.

Pada gilirannya diharapkan dalam forum JLPPI dapat terbentuk Laboratorium Acuan Penguji Pangan Nasional yang meliputi sektor-sektor pengujian pangan yang penting terkait keamanan pangan.

"Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan keamanan pangan di Indonesia dan dalam rangka persiapan menghadapi pasar bersama ASEAN, diperlukan peningkatan kapasitas dan kualitas laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia," kata dia.

Tujuan peningkatan itu untuk mendukung kegiatan surveillance dan monitoring masalah keamanan pangan.

Aryanto menambahkan, perdagangan bebas menuntut adanya penerapan yang adil dengan sistem lebih terbuka tanpa tapal-batas. Namun di sisi lain masing-masing negara memiliki tugas melindungi industri pangan dalam negeri.

JLPPI sendiri resmi diluncurkan hari ini di Gedung Kemenperin, Jakarta. Aryanto berharap JLPPI dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan industri pangan olahan dalam rangka mensukseskan pasar bersama ASEAN.

Pewarta: Rangga
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar