Jakarta (ANTARA News) - Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Udara (AU) tengah mengevaluasi dan mengkaji pengganti empat pesawat tempur yakni OV-10 Bronco, Hawk MK-53, F-5 Tiger dan F-16 Fighting Falcon. "Saat ini, kami tengah mengevaluasi dan mengkaji untuk mencari pengganti beberapa pesawat tempur seperti Hawk MK-53, OV-10 Bronco dan F-5 Tiger," kata Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Herman Prayitno usai menghadiri pertemuan silahturahmi para petinggi TNI dengan sesepuh dan purnawirawan, di Jakarta, Kamis. Ia mengatakan, beberapa jenis pesawat yang kini tengah jadi alternatif pengganti antara lain L-159 dari Ceko, K-01 dari Korea Selatan dan K-8 dari Cina. Semua itu, masih dikaji mana yang sesuai dengan program pengembangan kekuatan (probangkuat) TNI AU hingga 2014 dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran negara. "Sampai sekarang, kita belum menentukan dari negara mana dan jenis apa yang akan kita pilih untuk mengganti pesawat-pesawat tempur kita yang telah memasuki usia lama," kata Herman. Ia mengatakan, TNI AU juga tengah mencoba mencari alternatif jenis pesawat tempur lain yang memiliki peran dan fungsi dari masing-masing pesawat yang akan diganti tersebut atau `multi-role`. "Jadi kita tidak perlu memiliki pesawat dengan beragam jenis dan fungsi, namun cukup memiliki satu aatu dua skuadron pesawat tempur yang memiliki multi fungsi. Ini juga jadi bahan kajian kita kedepan," tutur Herman.(*)

Editor: Heru Purwanto
Copyright © ANTARA 2006