Barcelona (ANTARA News) - Atletico Madrid menolak untuk menyingkir dari persaingan perebutan gelar Liga Spanyol ketika tandukan Raul Garcia mengamankan kemenangan 1-0 di markas Valencia, yang membuat mereka tetap memuncaki klasemen, namun Barcelona tetap menjaga peluang melalui kemenangan emosional pada Minggu.

Garcia mencetak gol beberapa saat sebelum turun minum pada Minggu untuk mengamankan kemenangan timnya sekaligus mencatatkan rekor nilai klub yakni 88 angka, enam angka di bawah tim peringkat kedua Real Madrid, yang mengalahkan Osasuna pada Sabtu dan masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan, lapor Reuters.

Barcelona, yang berada dalam suasana berduka menyusul wafatnya mantan pelatih mereka Tito Vilanova pada Jumat silam, bangkit dari tertinggal 0-2 untuk menang 3-2 di kandang Villarreal dan mengoleksi 84 angka dengan tiga pertandingan tersisa.

Lionel Messi menjadi pencetak gol kemenangan Barca.

Atletico tidak bermain pada penampilan terbaik mereka dan tampil tidak setajam biasanya, kemungkinan karena kelelahan setelah menjalani jadwal padat dan bermain imbang 0-0 dengan Chelsea di semifinal Liga Champions pada pekan ini.

Bagaimanapun, mereka semakin mendekati gelar meski harus kehilangan Juanfran yang mendapat kartu merah menjelang pertandingan usai, menyusul pelanggarannya terhadap Pablo Piatti.

"Kami perlu terus bekerja keras dan percaya pada diri sendiri," kata pencetak gol Garcia kepada para pewarta. "Ini merupakan pertandingan berat dan kata tim sangat penting bagi kami, sebab kami semua bertarung bahu membahu. Saat ini semuanya akan berjalan lancar."

"Yang lebih penting dari saya mencetak gol adalah kami memenangi pertandingan."

Tantangan-tantangan datang begitu cepat bagi Atletico di mana mereka pada pekan ini akan kembali berhadapan dengan Chelsea di Liga Champions.

"Sekarang kami harus fokus pada Rabu (pertandingan melawan Chelsea) dan kami perlu untuk keluar dan meraih kemenangan," tutur Garcia.

"Kami memperkirakan itu akan menjadi pertandingan yang serupa seperti sebelumnya, di mana Chelsea membuatnya menjadi sangat sulit."

Pelatih Diego Simeone memilih tidak mengistirahatkan satu pun pemainnya menjelang pertemuan dengan Chelsea, namun dampak keletihan terlihat jelas ketika Valencia menguasai lapangan tengah.

Valencia semestinya dapat unggul terlebih dahulu pada menit pembuka ketika tembakan Daniel Parejo dari tepi kotak penalti masih melebar.

Permainan Atletico perlahan membaik dan meski Diego Costa tidak banyak mendapat bola saat menyerang bersama David Villa, ia masih mampu melepaskan sepakan melengkung yang juga masih melebar.

Tim tamu unggul pada menit ke-43 melalui Garcia yang menyundul bola setelah kiper Vicente Guaita keluar dari sarangnya.

Costa menyia-nyiakan dua peluang bagus pada babak kedua, namun di sisi lain Atletico beruntung tidak kemasukan gol.

Jonas dan Sofiane Feghouli keduanya nyaris mencetak gol balasan, dan Juanfran kemudian diusir keluar lapangan akibat pelanggaran kerasnya menjelang pertandingan usai.

Kemenangan ini sangat penting bagi Atletico, sebab Barca yang diganggu masalah cedera pemain juga mendulang kemenanan.

Cani dan Manuel Trigueros membawa Villarreal unggul dua gol melalui gol-gol mereka pada masing-masing babak.

Bagaimanapun, gol-gol bunuh diri dari Gabriel, yang mengenai tembakan Dani Alves, dan Mateo Musacchio, yang sundulannya masuk ke gawang sendiri, membuat skor menjadi imbang sebelum Messi memastikan kemenangan tim Katalan melalui penyelesaian khasnya saat pertandingan menyisakan waktu tujuh menit.

Athletic Bilbao memperbesar harapan mereka untuk mendapatkan satu tempat di Liga Champions berkat kemenangan 3-1 atas Sevilla, dan sekarang unggul enam angka di peringkat keempat.


Penerjemah: A Rauf Andar Adipati

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2014