Medan (ANTARA News) - Penyimpanan naskah ujian nasional Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat 2014 untuk daerah di Provinsi Sumatera Utara, disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.

"Penyimpanan naskah ujiann nasional (UN) SMP itu, bisa saja dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, maupun kantor Kepolisian Resor (Polres) setempat," kata Sekretaris Panitia Ujian Nasional (UN) Sumut, Yusri di Medan, Minggu.

Pengamanan naskah UN SMP, menurut dia, sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) dan harus disimpan di kantor Dinas Pendidikan dan Polres setempat, dan di luar ketentuan tersebut, tidak dibenarkan.

"Penyimpanan naskah UN SMP tersebut, juga mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang ditugaskan untuk pengamanan, dan menjaga hal-hal yang tidak diingini," ucap Yusri.

Dia menyebutkan, penyimpanan naskah UN SMP di kabupaten/kota di Sumut juga tidak ada yang sama dan berbeda-beda.

Misalnya naskah UN SMP di beberapa kabupaten di Kepulauan Nias dititipkan di Polres setempat, dan lain pula dengan di Kabupaten Padang Lawas Utara dan Padang Lawas Selatan, naskah UN SMP disimpan di Kantor Dinas Pendidikan di daerah tersebut.

"Yang penting penyimpanan naskah UN SMP di Polres dan Dinas Pendidikan Kabupaten itu, aman, terjaga kerahasian dokumen tersebut dan tidak ada yang bocor atau beredar sebelum pelaksanaan ujian, Senin (5/5)," ucap Yusri.

Dia menyebutkan, seluruh naskah UN SMP untuk 30 kabupaten/kota di Sumut dipastikan sudah sampai ke daerah masing-masing.

Pendistribusian tersebut ke Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias, dan Kota GUnung Sitoli.

Kemudian, ke Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Padang Lawas Selatan, Padang Lawas Utara, Tapanuli Tengah, Sibolga, Humbang Hasundutan, Samosir, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara dan Labuhan Batu Selatan.

Selain itu, ke Tapanuli Utara, Toba Samosir, Tanjung Balai, Asahan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Simalungun, Pematang Siantar dan Tebing Tinggi.

"Naskah UN SMP itu, juga dikirimkan ke Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, Kota Binjai dan Kota Medan," ucap Sekretaris Panitia UN Sumut.

Informasi diperoleh menyebutkan, Seluruh naskah UN SMP tersebut diberangkatkan dari gudang percetakan Budi Utomo, Jalan Raya Medan Batang Kuis, Bandar Klippa, Kabupaten Deli Serdang.

Gudang percetakan Budi Utomo itu, menyimpan sebanyak 2.696 dus naskah UN SMP yang dikirim dari Bandung menggunakan enam truk besar.

Naskah UN SMP tersebut, berisi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Jumlah peserta UN SMP di Provinsi Sumut tercatat sebanyak 255.964 siswa, terdiri dari SMP 199.414 orang, MTs 52.602 orang, SMPT 925 orang SMP LB 172 orang dan Paket B, sebanyak 2.979 orang.

(M034/I014)

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2014