Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah AS mengklaim Indonesia melakukan dumping atas coated free sheet paper (kertas berlapis) dengan margin (selisih antara nilai normal dengan harga ekspor dari barang dumping) sebesar 99,14 persen . Departemen perdagangan AS telah mengumumkan dimulainya investigasi atas tuduhan dumping dan subsidi sejak 21 November 2006. Berdasarkan keterangan resmi Depdag AS yang diperoleh ANTARA News, Jumat, dinyatakan bahwa penentuan BMAD sementara akan dilakukan pada April 2007 sedangan untuk BM antisubsidi (countervailing duty) pada Januari 2007. Untuk sementara ini, AS belum menentukan besaran Subsidi yang dituduhkan kepada Indonesia namun dipastikan akan lebih besar dari 2 persen. Menurut catatan AS, impor kertas jenis coated free sheet paper dari Indonesia pada 2005 mencapai 26.687.598 kilogram atau senilai 21.807.519 dolar AS.(*)

Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2006