counter

SMI ingin garap ruas tol Medan-Binjai

SMI ingin garap ruas tol Medan-Binjai

ilustrasi--Pembangunan Jalan Tol Kualanamu Foto udara aktivitas pembangunan jalan tol Medan Kualanamu di Medan, Sumatera Utara, Rabu (24/6). Progres fisik pengerjaan jalan tol Medan Kualanamu baru mencapai 10,64 persen serta pengadaan lahan baru mencapai sekitar 79,53 persen dan pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung pada akhir 2015 senilai 122,43 miliar dollar AS. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Jakarta (ANTARA News) - BUMN pembiayaan infrastruktur PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero berencana menyalurkan pembiayaan untuk pembangunan tol Medan-Binjai yang menjadi bagian jaringan tol Trans-Sumatera.

Direktur Pembiayaan dan Investasi SMI Edwin Syahruzad di Jakarta, Rabu (1/7) malam mengatakan partisipasi pembiayaan yang disiapkan untuk ruas tol tersebut sebesar Rp460 miliar.

"Kita hampir sign dengan Hutama Karya (BUMN Pelaksana Trans Sumatera). Itu salah satu proyek terdekat kita," kata dia.

Pembiayaan yang ditawarkan SMI, kata Edwin, dengan jangka waktu atau tenor hingga 25 tahun dan grass period 12 tahun.

"Tenornya begitu lama, karena mempertimbangkan kapasitas membayar perusahaan pelaksana dan pertimbangan revenue-nya dari tol tersebut," ujar dia.

Setelah ruas Medan-Binjai, Edwin mengatakan, tidak tertutup kemungkinan perseroan dapat turut membiayai ruas-ruas tol lainnya dalam Trans Sumatera yang memiliki panjang total hingga 2.048 kilometer. Ruas tol Medan-Binjai sendiri memiliki panjang 25,46 km dengan kebutuhan investasi senilai Rp1,6 triliun.

Sejak awal semester I 2015, porsi pembiayaan SMI untuk pembangunan transportasi telah meningkat menjadi 22 persen dari 11 persen, dari komitmen pembiayaan perseroan senilai Rp7,41 triliun.

Edwin mengungkapkan, selain tol Medan-Binjai, SMI juga mengincar penyaluran pembiayaan untuk tol Pejagan-Pemalang dengan besaran pembiayaan yang disiapkan sekitar Rp700 miliar.

"Kita juga sedang ingin masuk dan bekerja sama dengan Waskita Karya untuk mengerjakan proyek itu," ujarnya.

Selain beberapa proyek jalan tol, SMI pada semester II juga mengincar penyaluran pembiayaan untuk proyek-proyek pembangkit listrik dan pelabuhan.

Hingga akhir Desember 2015, SMI menargetkan komitmen pembiayaan Rp9,5 triliun.

LMAN tandatangani komitmen pembayaran dana talangan BUJT 2019

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar