Stockholm (ANTARA News) - Bank sentral Swedia, Riksbank, pada Selasa mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah dan mengatakan tidak berencana untuk menaikkannya lagi sampai 2017.

Riksbank mempertahankan tingkat suku bunga minus 0,35 persen setelah mengirimnya ke wilayah negatif untuk pertama kalinya awal tahun ini dalam upaya membawa inflasi mendekati target dua persen.

"Ada tren kenaikan inflasi sejak tahun lalu, tetapi belum pada pijakan yang kuat," kata bank dalam sebuah pernyataannya seperti dilansir Xinhua.

"Untuk menjaga ketahanan kemajuan dalam inflasi, kebijakan moneter perlu tetap sangat ekspansif," katanya.

Bank mengatakan mereka memperkirakan inflasi di Swedia mencapai 0,9 persen untuk 2015 dan mengatakan tingkat suku bunga tidak akan berubah positif sampai 2018.

Beberapa ekonom mengecam kebijakan moneter bank karena mereka percaya suku bunga yang lebih rendah akan mendorong pinjaman oleh rumah tangga Swedia, yang rasio utang terhadap pendapatan kotornya merupakan salah satu yang tertinggi di Uni Eropa, menurut angka Eurostat.

"Mereka khawatir tentang utang rumah tangga, tetapi juga mengatakan bahwa target utama dan terpenting mereka adalah inflasi," Roger Josefsson, kepala ekonom di Danske Bank, mengatakan kepada harian Dagens Nyheter.

Program pembelian obligasi Riksbank akan terus berlanjut pada kecepatan saat ini, bank mengatakan, yang akan membawa total pembelian menjadi 200 miliar SEK (23,5 miliar dolar AS) pada akhir Juni tahun depan.

(A026)

Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2015