Jakarta (ANTARA News) - Ade Fitria Sechan sudah biasa disangka sebagai Sarah Sechan karena kakak beradik itu berwajah mirip.

Biasanya, istri Sandhy Sondoro itu menjelaskan bahwa dirinya bukanlah mantan VJ MTV yang dimaksud, namun ada kalanya Ade memilih untuk membiarkan kesalahpahaman itu. 

Salah satu kejadian lucu adalah ketika dia dimintai tanda tangan saat sedang berjalan-jalan bersama Jamie Aditya, VJ MTV yang pernah berpasangan dengan Sarah Sechan, ketika berlibur di Singapura. 

"Ya sudah biar orang-orang senang, mereka pikir itu foto atau tanda tangan dari Sarah. Jadi aku seharian kasih tanda tangan Sarah Sechan," kata Ade pada Antara News di sela pemutaran film "Ngenest" di Jakarta, Senin (28/12) malam.


Sejak kecil memang Ade mengakui banyak orang yang sulit membedakannya dengan sang kakak. Bahkan ketika dia berambut panjang, dia masih sering disangka sebagai pembawa acara talkshow itu. Padahal, Sarah Sechan identik dengan rambut pendeknya.

"Mungkin seperti Marissa Haque dan adik-adiknya ya," kata Ade.

Ada kalanya Ade dituduh berbohong karena berkeras mengatakan dirinya bukan Sarah. Ketika itu, dia datang ke sebuah resepsi perkawinan bersama Sandhy Sondoro. Seseorang ingin berfoto bersama dengan "Sarah Sechan", namun Ade berkali-kali menolak sembari meyakinkan bahwa dirinya orang yang berbeda. 

"Eh dia marah, dia bilang 'sombong banget sih artis, enggak mau foto!" ujar Ade, menambahkan pada akhirnya orang itu tetap berfoto bersama meski dia bukan Sarah Sechan.

Selain itu, Ade juga mengaku sering mendapat ucapan selamat atas pernikahan yang dijalani Sarah Sechan beberapa bulan silam.

"Kalau kemana-mana, ada yang bilang 'selamat ya baru nikah'," imbuh dia.

Ade Fitria Sechan adalah salah satu pemeran dalam film komedi "Ngenest" yang diangkat dari buku Ernest Prakasa. Dia beradu akting dengan Budi Dalton sebagai pasangan keluarga Sunda yang merupakan mertua Ernest. 

Baca : Film "Ngenest" pengalaman etnis Tionghoa dari mata Ernest Prakasa

Berbicara dengan logat Sunda kental dalam "Ngenest" tidaklah sulit bagi Ade yang terlahir dalam keluarga Sunda. 

Meski ketika kecil dia dan keluarga menetap di Amerika Serikat, Ade dan Sarah tidak asing dengan bahasa daerah itu karena selalu dipakai oleh orangtuanya di rumah.

"Jadi aku mengerti bahasa Sunda. Tapi kalau ngomong, Sarah lebih kental, aku bisanya kasar," ujar dia.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2015