Chicago (ANTARA News) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena penurunan ekuitas AS dan melemahnya dolar AS memberikan dukungan terhadap logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 13 dolar AS atau 0,96 persen, menetap pada 1.372,60 dolar AS per ounce.

Emas menguat karena indeks dolar AS turun 0,75 persen menjadi 95,07 pada pukul 17.30 GMT. Emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya jika mata uang AS melemah.

Saham-saham di Wall Street juga berakhir lebih rendah pada Selasa, karena investor menilai data konsumsi negara itu.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 90,74 poin atau 0,49 persen menjadi 18.313,77. Indeks S&P 500 kehilangan 13,81 poin atau 0,64 persen menjadi 2.157,03, dan indeks komposit Nasdaq turun 46,46 poin atau 0,90 persen menjadi 5.137,73.

Logam mulia biasanya menguat jika pasar ekuitas mencatat kerugian, karena para investor mencari tempat investasi yang lebih aman.

Perak untuk pengiriman September bertambah 20,1 sen atau 0,98 persen, menjadi ditutup pada 20,701 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 8,8 dolar AS atau 0,76 persen, menjadi ditutup pada 1.172,10 dolar AS per ounce, demikian kantor berita Xinhua.

(A026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2016