444 jemaah haji Garut diberangkatkan ke Tanah Suci

444 jemaah haji Garut diberangkatkan ke Tanah Suci

Jamaah calon haji kloter satu asal Kabupaten Garut tiba di Asrama Haji Embarkasi Jakarta Bekasi, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (8/8/2016). (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Bandung (ANTARA News) - Sebanyak 444 jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin diberangkatkan ke Tanah Suci dan dilepas oleh Bupati Rudy Gunawan di halaman Pendopo Garut, Senin.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Garut Usep Saepudin Muchtar mengatakan kloter pertama Garut dari Jawa Barat itu sebanyak 444 jemaah, berikut enam pembimbing dan dokter.

"Total yang berangkat di kloter pertama ini ada 450, semuanya sudah siap berangkat, Insha Allah tidak ada kendala lagi," kata Usep.

Ia menuturkan para jemaah calon haji tersebut akan menginap dulu di Asrama Haji Bekasi, selanjutnya berangkat menuju Tanah Suci, Selasa (9/8).

Ia menyebutkan jumlah keseluruhan jemaah haji asal Kabupaten Garut sebanyak 1.351 orang yang dibagi menjadi empat kloter.

"Dibagi empat kloter yaitu kloter 1, 10, 47 dan 59, untuk kloter 10 akan berangkat pada 12 Agustus," katanya.

Pemberangkatan jemaah calon haji kloter pertama di Garut diwarnai isak tangis dari para keluarga yang mengantarkan jemaah naik bus.

Sebanyak 13 bus membawa para jemaah dengan mendapatkan pengamanan dan pengawalan dari kepolisian.

Seorang jemaah calon haji, Erna Sri Wulandari (30) mengatakan telah mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Mekah.

Erni berangkat bersama ibu dan adiknya yang sudah mendaftar pemberangkatan ibadah haji tahun 2010.

"Saya sudah mempersiapkan mental, fisik, dan kesehatan dijaga, sekarang tinggal pasrah saja dalam beribadah," katanya.

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Jemaah haji dan umrah bisa gunakan Bandara Kertajati mulai 2020

Komentar