Sultan HB X nyatakan Harmonas wujudkan masyarakat mandiri

Sultan HB X nyatakan Harmonas wujudkan masyarakat mandiri

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X (ANTARA FOTO/Regina Safri)

Jakarta (ANTARA News) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X mengatakan deklarasi Hari Motivasi Nasional (Harmonas) menjadi momentum untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri.

"Deklarasi Harmonas harus bersumber pada cita-cita pendiri Republik Indonesia yang terkandung dalam UUD 1945 sebagai pesan kesejarahan bagi penerus bangsa, yang mana salah satu tujuannya adalah mencerdaskan masyarakat sehingga mandiri di bidang ekonomi, politik, sekaligus memperkuat kesatuan nasional," kata Sri Sultan HB X di Auditorium RRI, Jakarta, Jumat malam.

Penyaluran semangat ini, lanjutnya, dapat disebarkan melalui pendidikan nasional yang memiliki visi dasar kuat agar manusia Indonesia cerdas dan unggul dalam segala bidang.

"Menciptakan karakter masyarakat juga menjadi semangat yang perlu diajarkan dalam membentuk daya saing bangsa dengan reputasi menonjol di dunia," tambahnya.

Oleh karena itu, memotivasi masyarakat menjadi mandiri serta berkarakter yang dilakukan melalui jalur edukasi, perlu diupayakan dengan tiga hal, kata Sultan.

"Pemerintah perlu melakukan tri sentra pendidikan, yakni pendidikan agama, pendidikan karakter di rumah dan masyarakat, serta sekolah formal," jelasnya.

Sebelumnya, Radio Republik Indonesia (RRI) dan Asosiasi Manajemen (AMA) Indonesia mendeklarasikan Hari Motivasi Nasional (Harmonas) untuk menggerakan seluruh komponen masyarakat agar semangat bekerja dan berkarya.

Harmonas dicetuskan dengan maksud membuat masyarakat Tanah Air menjadi lebih produktif, dan akan diperingati setiap 12 Agustus.

Deklarasi Harmonas ini juga dihadiri oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X, Ketua Umum Panitia Harmonas 2016 dan Ketua Umum Asosiasi Manajemen Indonesia Cabang DKI Jakarta Suhartono Chandra, Ketua Harian Asosiasi Manajemen Indonesia Mindiarto Djugorahardjo, serta beberapa perwakilan instansi negara.

Pewarta:
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar