Jakarta (ANTARA News) - Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menargetkan pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara selesai awal 2019.

"Kami buat program sinkronisasi semua, supaya kuartal pertama 2019 kami harap sudah jadi," kata Luhut seusai rapat koordinasi pengembangan Danau Toba di Kementerian ESDM Jakarta, Rabu.

Dalam rapat tersebut, turut hadir Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Arief Wibowo, serta perwakilan Kementerian Perhubungan.

Menurut Luhut, guna memenuhi target tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk penyelesaian infrastruktur pendukung seperti jalan.

"Infrastruktur jalan tol dari Tebing Tinggi-Siantar, Siantar-Danau Toba harus jadi. Kemudian jalan dari pertigaan kampung Ajibata ke Sibisa sepanjang 12 km juga harus jadi. Berikut 3 km jalan dari Sibisa ke resort juga harus jadi," katanya.

Luhut juga meminta agar tidak ada gangguan listrik di kawasan tersebut.

"Di situ nanti akan selesai 70 MW hydropower (PLTA) tahun depan. Jadi artinya listrik enggak ada masalah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM itu.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menuturkan, pihaknya diminta untuk mengatasi masalah lingkungan termasuk soal limbah, pencemaran danau, keramba jaring apung, serta reboisasi kawasan.

Menurut dia, untuk instalasi di pengolahan air limbah, Kementerian LHK akan bekerja sama dengan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

"Jadi konsepnya dipetakan dulu pusat permukimannya. Kalau sumber pencemaran juga datang dari perusahaan-perusahaan, itu juga segera dicek," jelasnya.

Rencananya, lanjut Siti, Jumat (7/10) akan dilakukan pemetaan keseluruhan untuk menentukan lokasi penanganan.

"Lalu setelah itu dibuat detail engineering design (DED). Jadi 2017 sudah bisa dibangun, dirapihkan," ujarnya.


Pewarta: Ade Irma Junida
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2016