Makassar (ANTARA News) - Manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM) yang menaungi tim "Juku Eja" sepertinya belum begitu yakin sehingga memutuskan menunggu keluarnya regulasi resmi penggunaan pemain U-23 di Liga 1 2017 sebelum mengontrak para pemain muda seleksi.

Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina di Makassar, Senin, mengatakan itu menanggapi belum adanya kepastian nasib para pemain yang masih menjalani seleksi di PSM yakni Romario, Savei, Nur Hidayat termasuk Safri yang baru bergabung dalam seleksi.

"Manajemen dan pelatih masih menunggu regulasi resmi yang akan dikirimkan ke PSM. Jika sudah ada regulasi resmi yang dikirim ke kami, baru kita putuskan," ujarnya.

Penerarapan regulasi penggunaan pemain U-23 oleh PSSI sebelumnya memang menjadi kabar gembira dan semakin memuluskan peluang para pemain muda yang masih menjalani seleksi untuk direkrut dan memperkuat PSM Makassar di kompetisi Liga 1 musim 2017.

Apalagi CEO PT PSM Munafri Arifuddin dan Pelatih Kepala Robert Rene Alberts juga sudah membicarakan soal kemungkinan memberikan kontrak kepada para pemain muda seleksi.

Berdasarkan hasil pertemuan PSSI dan anggota klub peserta Liga 1 di Jakarta beberapa waktu lalu, memang telah diputuskan bahwa setiap klub diharuskan mengontrak sedikit-dikitnya lima pemain dengan umur di bawah 23 tahun (U-23) dan wajib memainkan paling sedikit tiga orang pada setiap laga.

Aturan penggunaan pemain usia muda itu sendiri bukan hal baru namun sudah dilaksanakan saat menggelar turnamen Piala Presiden 2017.

"Intinya manajemen dan pelatih masih akan menunggu hingga keluarnya regulasi secara resmi tentang penggunaan pemain U-23," jelasnya.

Mantan pemain PSM, Faisal Maricar mengatakan komposisi pemain yang kini bergabung dalam tim PSM merupakan sebuah kekuatan baru. Komposisi pemain junior dan senior yang ada saat ini juga dinilai bisa saling mengisi untuk menjadi kekuatan besar di kompetisi nanti.

Sementara mantan pemain PSM lainnya Rahman Usman, menilai dengan penerapan regulasi pemain U-23 membuat kekuatan tim kebanggaaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan ini akan berkurang.

Khusus untuk lini tengah misalnya, dengan penggunaan pemain muda maka tentu kombinasi Rizky Pellu, Rasyid Bakri dan Wiljan Pluim yang sebelumnya begitu mendominasi, tentu kekuatannya akan berkurang jika ada satu diantaranya yang tidak dimainkan karena digantikan pemain muda.

Pewarta: Abd Kadir
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2017