Jakarta (ANTARA News) - Pelajar dari berbagai sekolah dan pesantren memadati arena Islamic Book Fair (IBF) 2017 di di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu.

"Satu sekolah kesini," kata Maiza siswa Sekolah Islam Terpadu Insan Tama. Dia mengatakan mereka ditugaskan oleh guru untuk mencatat judul buku serta penerbit yang disambangi dalam pameran tersebut.

Para pelajar tersebut berkelompok dan mudah dikenali karena mengenakan seragam sekolah masing-masing. Bahkan ada sekolah yang menyediakan kotak makan siang sehingga dinikmati bersama-sama sambil duduk di lantai.

Selain pelajar, pengunjung umum juga memenuhi arena pameran. Seperti Sutanto yang memborong puluhan buku di salah satu stan pameran.

"Habis murah sih, saya senang membaca makanya pameran ini kesempatan untuk borong buku," tambah dia.

Kepadatan dirasakan karena pengunjung sampai sulit berjalan keliling pameran. Hal tersebut karena banyaknya orang yang berhenti di satu stan untuk melihat-lihat buku.

Hingga pukul 13.30 WIB, pengunjung yang antre di loket juga masih mengular. Sementara di arena pameran tampak pengunjung duduk di lantai melepas lelah baik di lobi, di arena panggung utama bahkan di antara stan.

Karena padatnya pengunjung, Diah yang berasal dari Kebon Jeruk Jakarta Selatan membatalkan niatnya untuk masuk ke arena pameran.

"Lihat antriannya saja sudah pusing, saya lihat di dalam juga padat. Jadi lebih baik saya pulang saja," kata Diah yang datang bersama anaknya.

IBF 2017 digelar sejak 3 Mei hingga 7 Mei 2017, dimeriahkan berbagai acara serta diskon buku hingga 80 persen dan Kid Zone. Untuk masuk ke arena pameran pengunjung hanya membayar Rp5.000 untuk satu tiket.

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2017