counter

ITS terima 42 mahasiswa asal Timor Leste

ITS terima 42 mahasiswa asal Timor Leste

ilustrasi - Logo ITS (id.wikipedia.org)

ITS kami pilih karena terdepan dalam bidang teknologi dan informasi, hal ini terkait skema pembangunan Timor Leste. Kami percaya Indonesia, karena sebanyak 9.000 mahasiswa kami menuntut ilmu di sini."
Surabaya (ANTARA News) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menerima 42 calon mahasiswa baru penerima beasiswa Fundus Desenvolvimento Capital Humano (FDCH) asal Timor Leste.

Bertempat di Gedung Rektorat ITS, Senin, ke-42 mahasiswa itu tersebut diserahterimakan secara resmi oleh Menteri Negara Koordinasi Masalah Sosial dan Menteri Pendidikan Timor Leste Dr Antonio da Conceicao kepada Rektor ITS Prof Joni Hermana.

"ITS kami pilih karena terdepan dalam bidang teknologi dan informasi, hal ini terkait skema pembangunan Timor Leste. Kami percaya Indonesia, karena sebanyak 9.000 mahasiswa kami menuntut ilmu di sini," ujar Antonio.

Coordinator of Administration, Finance, and Human Resources Internal FDCH Lella Carceres mengatakan beasiswa FDCH merupakan bentuk dukungan pemerintah Timor Leste kepada calon mahasiswa untuk menyelesaikan program sarjana di luar negeri, salah satunya di ITS.

Program FDCH Timor Leste ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama ITS dengan Ministry of Planning and Strategic Investment (MPIE), Republik Demokratik Timor Leste, tutur Lella Carceres.

Sebelumnya, para calon mahasiswa tersebut telah menjalani serangkaian seleksi meliputi tes akademik dan wawancara, pertengahan April lalu, di Pusat Bahasa Indonesia (PBI), Dili, Timor Leste.

"Kami percaya mereka adalah 42 putra-putri terbaik Timor Leste dan mampu menyelesaikan masa perkuliahan dengan baik di ITS nantinya," katanya.

Senada dengan Lella, Rektor ITS Prof Joni Hermana juga menyambut baik kerjasama ini. "Sebagai World Class University, ITS tentu saja antusias menyambut kehadiran para penerima beasiswa FDCH ini. Tidak akan ada pembedaan pelayanan," ujarnya.

Bahkan, lanjut Joni, ITS akan menempatkan mereka bersama mahasiswa jalur regular lainnya, sehingga nantinya mereka akan mudah beradaptasi serta menjalin relasi.

Joni menjelaskan, sebelum menjalani masa perkuliahan, para calon mahasiswa baru ITS tahun ajaran 2017/2018 ini akan diberikan materi matrikulasi hingga akhir Juni nanti.

Materi matrikulasi yaitu meliputi pengantar kalkulus, fisika dasar, serta pengenalan Bahasa Indonesia akademik. Kemudian diakhiri dengan field trip ke Kawasan Wisata Gunung Bromo.

Direktur Hubungan Internasional (International Office) ITS Dr Maria Anityasari mengatakan selain menjalani rangkaian matrikulasi dan pengenalan lingkungan kampus, para calon mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengikuti Softskill Development tiap akhir pekan.

"Seperti halnya mahasiswa ITS lainnya, kami berharap para calon mahasiswa ini juga dapat mengembangkan potensi, minat, dan bakat mereka. Di antaranya yaitu dengan mengunjungi Organisasi Mahasiwa (ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta Badan Semi Otonom (BSO) yang terdapat dalam lingkungan kampus," ujar Maria Anityasari.

Mahasiswa Jember dukung TNI-Polri tindak tegas perusuh

Pewarta: Indra Setiawan dan Willy Irawan
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar