counter

Warung dadakan bermunculan di jalur mudik Karawang

Warung dadakan bermunculan di jalur mudik Karawang

Pemudik Mulai Melintas Pantura. Kendaraan pemudik mulai melintas di Jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017). Pada H-8 sejumlah pemudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah memilih mudik lebih awal, untuk menghindari kemacetan akibat lonjakan jumlah kendaraan. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Karawang (ANTARA News) - Warung dadakan mulai bermunculan di sepanjang jalur mudik wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah atau Lebaran 2017.

"Seperti biasa, setiap tahun memang saya membangun warung di pinggir jalan selama arus mudik," kata Dasep, salah seorang warga Karawang Barat di Karawang, Senin.

Warung dadakan itu dibangun dengan sederhana, hanya menggunakan bambu sebagai penyangga. Sedangkan bagian atapnya menggunakan terpal.

Di warung dadakan itu, disediakan pula bangku-bangku hingga karpet untuk tempat beristirahat pemudik saat mereka singgah di warung untuk jajan.

"Barang dagangannya tidak banyak, hanya makanan instan seperti mie, makanan ringan, minuman kemasan, kopi, teh manis dan lain-lain," katanya.

Ia mengaku setiap musim mudik selalu membuka warung dadakan di sekitar jalan Baru atau jalan Lingkar By Pass Karawang. Untuk modal buka warung itu patungan dengan keluarga.

Sementara itu, warung dadakan sudah meramaikan sepanjang jalur mudik wilayah Karawang, mulai dari perbatasan Karawang-Bekasi hingga Cikampek.

Warung dadakan yang berada di pinggir jalan juga banyak terlihat di jalur Pantura Karawang hingga Kabupaten Subang.

Warung dadakan mulai bermunculan di pantura

Pewarta: M Ali
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar